Posts Tagged ‘SBY’

Memuji Langkah SBY

June 13th, 2011

Apa yang di sampaikan Presiden SBY dengan menegaskan bahwa istri dan anak-anaknya tidak akan maju menjadi kandidat presiden pada Pemilu 2014 perlu mendapat acungan jempol, di tengah eforia kepala daerah yang telah habis masa jabatannya ramai-ramai mencalonkan Istrinya atau anaknya untuk maju dalam pilkada disebabkan sudah tidak bisa mencalonkan diri lagi.

Betapapun Kekuasaan memang sangat menggiurkan, semakin lama merengkuhnya semakin enggan para penguasa tersebut melepaskan jabatannya. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh pemegang kekuasaan makanya jangan heran kalau mereka denga segala cara berusaha mempertahankannya. » Read more: Memuji Langkah SBY

Reaksi Sebuah Kebijakan

November 24th, 2009

Setelah SBY memberikan kebijakannya tentang masalah yang lagi hangat saat ini yaitu tentang hak angket Century dan kepastian hukum Bibit Samad Riyanto dan Candra M. Hamzah, publik berekasi pro dan kontra. Sebagian ada yang mengatakan kebijakan yang di keluarkan SBY sudah tepat tapi sebagian yang lain mencibir dengan rasa yang tidak puas.

Pro dan Kontra dalam mensikapi sesuatu di dunia demokrasi adalah sesuatu yang wajar, justru terasa aneh apabila reaksi yang timbul hanyalah yang pro saja, demikian sebaliknya. Kedewasaan berpikir dan bertindak dari masyarakat kita justru seang diuji sejauh mana mereka memahami arti sebuah demokrasi bukan demoCrazy yang karena kurang puas dengan yang ada akhirnya berbuat anarkisme yang membabi buta.

Keputusan SBY tentang masalah Century dan kriminalisasi Bibit dan candra meskipun belum memuaskan berbagai pihak, rasanya perlu juga kita apresiasi dan kita tunggu langkah selanjutnya apa yang akan dilakukan. Mengkritik sebuah kebijakan sangatlah mudah karena belum tentu para pengkritik dan komentator bisa berbuat lebih baik, seandainya dia dalam posisi yang sama. Seorang pemimpin tidaklah mungkin disukai semua rakyat yang dipimpinnya . Sebagi pemimpin yang baik Dia akan selalu berbuat untuk kebaikan rakyatnya, bukan kebaikan diri, golongan, partai dan sektarian lainnya. Mudah-mudahan apa yang dilakukan SBY menuju kearah yang demikian

Ketika Pemberantasan Korupsi Tak Lagi Menjadi Prioritas

November 1st, 2009

tikus

Di obrolan warung pojok milik mbok karni kang sastro pelanggan tetap warung tersebut sedang terlibat obrolan serius dengan Bagus seseorang yang dulunya aktifis kampus dan sekarang masih getol di sebuah partai politik. Meski sampai pemilu terakhir kemarin belum Bagus belum sempat mencicipi kursi panas legislatif karena kurang cukup populer dan hanya modal dengkul.

Sastro , Saya merasa kecewa Gus , memangnya ada apa kang ?..tanya Bagus, ini lho saya kemarin itu pilih SBY karena komitmennya terhadap pemberantasan Korupsi, tapi sekarang kok mletho gitu ya. Apalagi namanya sempat di catut dalam perselihan yang terjadi antara KPK dan POLRI.

Bagus,..ya begitulah kang, Menjadi pemimpin memang benar-benar susah, apalagi kalau berbagai kepentingan sudah masuk di dalam lingkaran kekuasaannya, belum lagi para pecundang politik yang selalu memberi informasi yang berlainan dengan kenyataan yang sesungguhnya maka akhirnya sang pemimpin bisa salah mengambil keputusan, mudah-mudahan ini tidak terjadi sama SBY.

Apa karena Lima Tahun mendatang SBY sudah tidak bisa nyalon presiden lagi ya, sehingga dia tidak berusaha menjaga citra yang telah terbangun dalam pemerintahannya yang lalu, ungkap kang Sastro. Bisa iya bisa tidak Jawab si Bagus. Terus kenapa Sby jadi seperti itu, padahal saya sebagai pendukungnya mengharapkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi bisa dilanjutkan kayak jargon kampanyenya dulu, tapi nyatanya kok malah jalan ditempat, ucap kang sSastro dengan mimik muka kecewa. Entahlah kang jadi nambahin pusing kalau mikirin Negara, sementara saya sendiri saja masih nganggur pekerjaan tidak jelas, daripada pusing mikirin negara lebih baik belajar bisnis online aja lah kang, itung-itung bisa dapat recehan $ dari dunianya si Maya,  kata si Bagus datar.

Dari obrolan dua orang di warung pojok mbok karni tersebut rasanya cukup mewakili harapan masyarakat kecil terhadap Pemerintahan SBY, agar tidak ragu dalam pemberantasan korupsi. Karena salah satu daya tarik orang memilih SBY dalam pemilu lalu adalah komitmennya terhadap pemberantasan korupsi, kalau ternyata menjadi seperti ini rasanya banyak mengecewakan konstituennya.