Posts Tagged ‘POLRI’

Kriminalisasi di Obrolan Warung Kopi

November 5th, 2009

kedai-kopi

Suatu sore di warung kopi dua orang sahabat terlibat percakapan serius. Kang Sastro agaknya sedikit bingung dengan kata-kata yang sering di dengarnya melalui layar kaca, kriminalisasi sebuah kata yang teramat akrab seiring dengan adanya perseteruan KPK VS POLRI yang sampai saat ini belum juga kelihatan kapan akan berakhir.

Berawal dari kebingungan kang Sastro tersebut, si Midun mencoba membantu menjelaskan tentang apa itu arti Kriminalisasi. Kang Midun apa sih sebenarnya maksud dari kriminalisasi itu, tanya kang sastro, Kriminalisasi adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kejahatan kang , jelas Midun . Dasar Petani kampung ucap Kang Midun yang memang sedikit paham dengan kata tersebut, karena pernah mengenyam bangku sekolah menengah . gini lho kang sastro, ucap Midun selanjutnya bermaksud menjelaskan, menurut Wikipedia kata Kriminalisasi berasal dari bahasa Inggris: criminalization) dalam ilmu kriminologi adalah sebuah proses saat terdapat sebuah perubahan perilaku individu-individu yang cenderung untuk menjadi pelaku kejahatan dan menjadi penjahat. weh cemlolo tenan kowe dun, kok ngerti wikipedia barang , celetuk kang Sastro, yo jelas to kang lha saya kan biasa berselancar di dunianya maya, oh.. maya anak kang Heri itu ya Dun, bukan kang tapi dunia maya itu ya dunia internet itu, jelas kang midun sedikit sok tahu.

Terus gimana dengan istilah kriminalisasi yang di TV itu Dun, tanya kang Sastro. ohh.. yag ada hubungannya dengan KPK dan Polri itu ya kang , kata Midun sedikit meminta penjelasan, betul ungkap kang Sastro. Gini kang sekali lagi ini kata wikipedia terangnya, ”Dalam perkembangan penggunaannya, kriminalisasi mengalami neologisme, yaitu menjadi sebuah keadaan saat seseorang dapat dinyatakan sebagai pelaku kejahatan atau penjahat oleh karena hanya karena adanya sebuah pemaksaan interpretasi atas perundang-undangan melalui anggapan mengenai penafsiran terhadap perlakuan sebagai kriminalisasi formal dalam peraturan perundang-undangan. Sebagai contoh dalam perseteruan KPK dan POLRI, kata kriminalisasi digunakan media untuk mendefinisikan upaya polisi menjerat pemimpin KPK ” .

Oalah gitu to jebule kata kang Sastro sambil manggut-manggut seperti seseorang yang telah paham betul dengan penjelasan sahabatnya itu, udah paham ya Kang, tanya Midun kepada sastro, Belum Dun !.., oooo dasar Semprul , semprruull, kirain paham wong sudah manthuk-manthuk jebule katrok, ungkap Midun mengakhiri pembicaraan dengan sedikit dongkol.

Berebut Kue Kewenangan

September 24th, 2009

Berebut kue saat lebaran sering kita jumpai terutama anak-anak pada waktu silaturahmi ke sanak keluarga, kalau kebetulan kue tersebut menjadi favorit mereka. Tapi yang terjadi kali ini adalah rebutan kue kewenangan yang dilakukan oleh penegak Hukum di Negeri ini antara KPK VS POLRI. Semoga yang dilakukan oleh Yang terhormat Bapak-bapak kita ini hanya untuk menegakkan hukum dan Keadilan di negeri ini, bukan karena yang lain.

Tugas dan tanggung jawab besar yang dipercayakan seluruh rakyat bangsa ini kepada beliau yang kini sedang berebut kue kewenangan, jangan sampai menjadikan rakyat ini apriori. Keberhasilan yang telah ditunjukkan oleh kedua lembaga baik KPK maupun POLRI sebenarnya mampu membuat rakyat bangga dan berharap tidak ternodai oleh masalah ini. Dalam rangka penegakan Hukum dan pemberantasan korupsi sebenarnya kedua lembaga Negara ini bisa saling bahu membahu, tapi kelihatannya dengan sepak terjang KPK yang cukup berani membuat para elit di negeri ini ketakutan, yang menjadi pertanyaan masyarakat awam seperti saya kenapa kalau bersih harus takut ?, yang pada akhirnya membuat strategi-strategi aneh untuk membentengi diri dari ketakutannya.

Kita semua berharap kedua lembaga penegak hukum di negeri ini bisa bahu membahu dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, bukannya saling jegal dan terkam untuk mengamankan diri dan melindungi para koruptor kelas kakap dengan berbagai cara, termasuk dengan cara memanfaatkan jabatan dan kewenangannya. Rakyat sudah jenuh dengan trik-trik sulap para elit yang selalu menganggap rakyat itu bodoh dan mudah dibodohi. Rakyat siap mendukung POLRI dan KPK dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Negeri tercinta ini.