Dunia ini panggung sandiwara
ceritanya mudah berubah, bisa maha bharata atau tragedi dari Yunani
Setiap kita dapat satu peranan yang harus kita mainkan
Ada peran wajar dan ada peran berpura-pura
Mengapa kita bersandiwara……..
Begitulah sepenggal Bait lagu lama akan tetapi tak kan pernah lekang oleh waktu yang dinyanyikan merdu oleh Ahmad Albar, dan rasanya fenomena itu telah terjadi saat ini. Para aktor handal sedang memainkan perannya , lihat saja bagaimana permainan sandiwara para aktor dalam kasus KPK VS POLRI yang sedang hangat saat ini.
Sebagaimana kita melihat begitu handalnya mereka berperan, dan begitu hebatnya dia menyembunyikan kepura-puraan yang yang nyaris sempurna hingga publik di buat tak berdaya. Sampai kapankah mereka bisa bertahan dengan permainan sandiwara itu, akankah kebenaran selalu menjadi bulan-bulanan ketidakberdayaan sebagaimana yang sering kita jumpai di Sinetron yang kita lihat di layar kaca.
Publik rasanya sudah tidak sabar melihat sandiwara yang mereka lakonkan, Publik butuh ketegasan penegak hukum yang benar-benar menjadi pelindung hukum. Bukan penegak yang lihai mempermainkan hukum, publik juga menunggu kebijaksanaan pemimpin negeri ini untuk menyelesaikan sandiwara mereka. Semoga mereka tersadar dari permainan sandiwaranya, sebelum penonton marah dan melemparinya dengan kotoran .