<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspresi hati &#187; muharam</title>
	<atom:link href="http://ekspresihati.info/tag/muharam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekspresihati.info</link>
	<description>CATATAN EKSPRESI DARI HATI SEORANG BLOGGER</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 09:30:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Tradisi Bulan Syuro</title>
		<link>http://ekspresihati.info/religi/tradisi-bulan-syuro.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/religi/tradisi-bulan-syuro.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 10:33:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[1 syuro]]></category>
		<category><![CDATA[malam]]></category>
		<category><![CDATA[muharam]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=922</guid>
		<description><![CDATA[Satu Asyuro dalam istilah jawa mempunyai banyak tradisi unik dari hanya sekedar membuat bubur Syuro ( Mirip bubur ayam ) hingga sampai kungkum atau berendam di tempat tertentu dan menjamas pusaka. Sebuah tradisi Jawa yang dilakukan turun temurun meski maknanya kemungkinan sudah berbeda dari yang sebenarnya, Orang Jawa sangat mensyakralkan Bulan Muharram atau Asyro ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Satu Asyuro dalam istilah jawa mempunyai banyak tradisi unik dari hanya sekedar membuat bubur Syuro ( Mirip bubur ayam ) hingga sampai kungkum atau berendam di tempat tertentu dan menjamas pusaka. Sebuah tradisi Jawa yang dilakukan turun temurun meski maknanya kemungkinan sudah berbeda dari yang sebenarnya, Orang Jawa sangat mensyakralkan Bulan Muharram atau Asyro ini. Saya yakin tradisi yang tidak jauh berbeda juga ada di luar suku Jawa.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Ajaran Islam  Muharram adalah bulan penanda untuk berinstospeksi diri Bermuhasabah untuk mengevaluasi diri, sudahkah Tahun yang dilalui ini memberikan makna bagi diri, lingkungan serta Tuhannya atau justru malah sebaliknya. Maka biasanya malam 1 Muharram dilalui dengan memperbanyak doa , Berdzikir dalam rangka  mendekatkan diri dengan sang Pencipta Alam Semesta.</p>
<p style="text-align: justify;">Tradisi pada dasarnya adalah sebuah kreatifitas hail karya cipta manusia yang masih dipertahankan hingga turun temurun, bagi kita orang beragama sepanjang tidak bertentangan dengan ajaran agama yang kita yakini maka sah-sah saja kita lakukan, Bagaimana tradisi menyambut 1 Muharam di tempat rekan-rekan blogger ?.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/tradisi-mudik-untuk-mengembalikan-jati-diri-bangsa.html" rel="bookmark" class="crp_title">Tradisi Mudik Untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/mudik-tradisi-indonesia-asli.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mudik Tradisi Indonesia Asli</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/angka-cantik-090909.html" rel="bookmark" class="crp_title">Angka Cantik 09/09/09</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/cerita-di-balik-tradisi-mudik.html" rel="bookmark" class="crp_title">Cerita Di Balik Tradisi Mudik</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Si Buta Tuli Dan Tradisi Korupsi</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/religi/tradisi-bulan-syuro.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

