<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspresi hati &#187; koruptor</title>
	<atom:link href="http://ekspresihati.info/tag/koruptor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekspresihati.info</link>
	<description>CATATAN EKSPRESI DARI HATI SEORANG BLOGGER</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 09:30:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Wacana Pembubaran KPK Dan Kefrustasian Politik</title>
		<link>http://ekspresihati.info/politik/wacana-pembubaran-kpk-dan-kefrustasian-politik.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/politik/wacana-pembubaran-kpk-dan-kefrustasian-politik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 00:30:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[lawan politik]]></category>
		<category><![CDATA[Nazarudin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1892</guid>
		<description><![CDATA[Marzuki Ali Ketua DPR RI kini membuat berita yang mengundang kontroversi di di media masa, melempar bola api di tengah masyarakat yang lagi ramai terbuai nyanyian indah Nazarudin mantan bendahara partai Demokrat yang keberadaannya belum bisa terdeteksi oleh aparat hukum . Wacana pembubaran KPK mencuat ketika merasa kesulitan mencarai figur calon ketua KPK yang dianggap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Marzuki Ali Ketua DPR RI kini membuat berita yang mengundang kontroversi di di media masa, melempar bola api di tengah masyarakat yang lagi ramai terbuai nyanyian indah Nazarudin mantan bendahara partai Demokrat yang keberadaannya belum bisa terdeteksi oleh aparat hukum . Wacana pembubaran KPK mencuat ketika merasa kesulitan mencarai figur calon ketua KPK yang dianggap kredibel dan bersih, boleh jadi ini merupakan pengalihan perhatian dari kasus Nazarudin atau bentuk dari kefrustasian politik.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kurun waktu setahun belakangan ini memang partai Demokrat yang nota bene partai berkuasa di negeri ini menjadi sorotan media dan lawan pilitik, beberapa kejadian di tubuh partai seringkali menjadi headline berita baik di media cetak maupun elektronik.<span id="more-1892"></span> Apa yang dilakukan Marzuki ali dengan mewacanakan pembubaran KPK adalah ide ibarat pisau bermata dua, berhasil kalau hanya untuk sekedar mengalihkan perhatian kasusnya Nazarudin, namun juga harus bersiap menerima resiko hujatan dari banyak kalangan serta lawan politiknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Komisi Pemberantasan Korupsi adalah sebuah lembaga yang dirasa sangat penting di negara kita untuk saat ini, karena kondisi penyelenggra negara dari tingkat pusat sampai Daerah bahkan di tingkat Desapun rawan dan berpotensi besar melakukan tindak pidana korupsi. Kalau ada wacana pembubaran komisi tersebut secara tidak langsung ingin menjadikan negara ini hancur karena mental korup penyelenggara Negara.</p>
<p style="text-align: justify;">Memaafkan koruptor dan menghukum mati pelakunya apabila melakukan untuk yang kedua kalinya mungkin bisa menjadi wacana baru memberantas korupsi yang mengalami kebuntuan di Negara ini, namun bagaimana kalau para pelaku korupsi tersebut memang hanya melakukan sekali saja namun dalam jumlah yang luar biasa sehingga negara ini menjadi bangkrut, karena koruptor tahu kalau nantinya akan dimaafkan, masih perlu kajian yang lebih mendalam. Masyarakat pasti sepakat tentang hukuman mati bagi koruptor, namun pasti akan marah apabila melihat koruptor di maafkan, bagaimana menurut anda.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/mungkinkah-ada-hukuman-mati-bagi-koruptor-di-negeri-ini.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mungkinkah Ada Hukuman Mati Bagi Koruptor, Di Negeri ini ?</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/berita/testimoni-seorang-blogger.html" rel="bookmark" class="crp_title">Testimoni Seorang Blogger</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/katakan-tidak-pada-korupsi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Katakan Tidak Pada Korupsi</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/ketika-politisi-kesleo-lidah.html" rel="bookmark" class="crp_title">Ketika Politisi Kesleo Lidah</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/blogging/ketika-prilaku-korup-dibenci-dicaci-dimaki-dan-disukai.html" rel="bookmark" class="crp_title">Ketika Prilaku Korup Dibenci, Dicaci, Dimaki dan Disukai</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/politik/wacana-pembubaran-kpk-dan-kefrustasian-politik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mungkinkah Ada Hukuman Mati Bagi Koruptor, Di Negeri ini ?</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/mungkinkah-ada-hukuman-mati-bagi-koruptor-di-negeri-ini.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/mungkinkah-ada-hukuman-mati-bagi-koruptor-di-negeri-ini.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 08:39:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[mati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1592</guid>
		<description><![CDATA[Serasa telah lelah Rakyat menantikan sebuah keadilan, karena masih banyaknya para koruptor yang divonis ringan, atau bahkan bebas karena alasan tertentu, atau disinyalir ada permainan di tingkat peradilan, produk hukum era colonial masih menancap begitu kuatnya sehingga terkadang hukuman dijatuhkan tidak jauh beda antara koruptor dengan maling ayam. Hukuman mati bagi koruptor dinilai oleh beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Serasa telah lelah Rakyat menantikan sebuah keadilan, karena masih banyaknya para koruptor yang divonis ringan, atau bahkan bebas karena alasan tertentu, atau disinyalir ada permainan di tingkat peradilan, produk hukum era colonial masih menancap begitu kuatnya sehingga terkadang hukuman dijatuhkan tidak jauh beda antara koruptor dengan maling ayam.</p>
<p style="text-align: justify;">Hukuman mati bagi koruptor dinilai oleh beberapa pakar hukum perlu dilaksanakan, karena Selama ini pelaku korupsi hanya mendapatkan hukuman penjara yang terbilang ringan, sehingga tidak menimbulkan efek Trauma dan efek Jera.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Mahfudz MD, Hukuman mati bagi koruptor juga penting karena korupsi adalah kejahatan yang bersifat masif dan merugikan orang banyak. Sehingga layak bagi pelaku korupsi harus mendapatkan hukuman mati.<span id="more-1592"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Koruptor selama ini hanya hukuman 3 atau 4 tahun, lebih ringan dibandingkan kriminal biasa. Padahal korupsi merugikan banyak orang sedangkan kriminal biasa bersifat personal,&#8221; kata Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD kepada wartawan di sela-sela wisuda kampus Unitomo, Sebagaimana di beritakan vivanews.</p>
<p style="text-align: justify;">Rasanya hukuman mati bagi koruptor ini masih sebatas wacana, bagaimana tidak wong yang bikin undang-undangnya juga takut dengan hukuman mati tersebut, terlebih lagi kalau benar-benar undang-undang hukuman mati tersebut ada  dan terwujud ibarat mereka menggali kuburnya sendiri, jadi apa mungkin?.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html" rel="bookmark" class="crp_title">Perlakukan Koruptor Seperti Teroris Dan Indonesiapun Sejahtera</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/tragisnya-nasib-pahlawan-devisa.html" rel="bookmark" class="crp_title">Tragisnya Nasib Pahlawan Devisa</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/wacana-pembubaran-kpk-dan-kefrustasian-politik.html" rel="bookmark" class="crp_title">Wacana Pembubaran KPK Dan Kefrustasian Politik</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Si Buta Tuli Dan Tradisi Korupsi</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/andai-saja-perburuan-koruptor-sama-dengan-teroris.html" rel="bookmark" class="crp_title">Andai Saja Perburuan Koruptor Sama Dengan Teroris</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/mungkinkah-ada-hukuman-mati-bagi-koruptor-di-negeri-ini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlakukan Koruptor Seperti Teroris Dan Indonesiapun Sejahtera</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 14:50:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[troris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1205</guid>
		<description><![CDATA[Keberhasilan POLRI dalam menumpas Teroris di Indonesia cukup berhasil, sehingga untuk sementara waktu Negeri ini damai dan terbebas dari teror Bom yang selalu muncul menjelang situasi tertentu, Rakyat akan sangat berterimakasih dan mengacungkan jempol apabila POLRI memperlakukan hal yang sama terhadap Koruptor, demi Indonesia Sejahtera. Bila Polri mampu menembak di tempat para teroris seharusnya dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Keberhasilan POLRI dalam menumpas Teroris di Indonesia cukup berhasil, sehingga untuk sementara waktu Negeri ini damai dan terbebas dari teror Bom yang selalu muncul menjelang situasi tertentu, Rakyat akan sangat berterimakasih dan mengacungkan jempol apabila POLRI memperlakukan hal yang sama terhadap Koruptor, demi Indonesia Sejahtera.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila Polri mampu menembak di tempat  para teroris seharusnya dia juga harus berani berbuat yang sama kepada para koruptor, yakinlah kalau itu yang terjadi efek jera itu benar-benar akan terwujud, sehingga tingkat korupsi sedikit demi sedikit akan berkurang danuntuk hal itu  saatnya kita menunggu kiprah POLRI selanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sulit memang itu akan terjadi namun harapan rakyat kecil seperti saya rasanya juga menjadi harapan sebagian besar Rakyat negeri ini, koruptor sudah saatnya mendapat perlakuan hukum yang setimpal. Selama ini yang terjadi seringkali putusan bebas yang di dapat oleh para koruptor karena hukum masih kalah dengan segepok uang,dan  hukuman para koruptor tidak jauh beda dengan hukuman maling ayam, sungguh sangat tidak adil.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau terus seperti itu yang terjadi, Kesejahteraan rakyat hanyalah sebuah jargon politik  bagi para politisi yang sedang mengincar lezatnya kursi kekuasaan. Ketika kursi telah mereka kuasai maka kepentingan demi kesejahteraan rakyat adalah nomor sekian, prioritas utamanya adalah bagaimana dia bersama koleganya bisa saling berbagi proyek dengan menciptakan lahan korupsi baru guna mengembalikan biaya politiknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Melihat fenomena tersebut setujukah anda seandainya perlakuan terhadap koruptor sama seperti yang dilakukan kepada teroris ?.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/andai-saja-perburuan-koruptor-sama-dengan-teroris.html" rel="bookmark" class="crp_title">Andai Saja Perburuan Koruptor Sama Dengan Teroris</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/mungkinkah-ada-hukuman-mati-bagi-koruptor-di-negeri-ini.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mungkinkah Ada Hukuman Mati Bagi Koruptor, Di Negeri ini ?</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/berebut-kue-kewenangan.html" rel="bookmark" class="crp_title">Berebut Kue Kewenangan</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Si Buta Tuli Dan Tradisi Korupsi</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/tragisnya-nasib-pahlawan-devisa.html" rel="bookmark" class="crp_title">Tragisnya Nasib Pahlawan Devisa</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Si Buta Tuli Dan Tradisi Korupsi</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 00:57:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Buta]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tuli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1088</guid>
		<description><![CDATA[Syahdan hiduplah dua orang sahabat karib yang tidak terpisahkan, namun mereka berdua memiliki cacat bawaan yang membuat mereka akhirnya bersahabat karena saling membutuhkan dan melengkapi. Si buta membutuhkan si tuli untuk berjalan kemana-mana sedangkan si Tuli membutuhkan si buta karena sebagai penerjemah pada saat berkomunikasi dengan orang lain. Pada suatu ketika keduanya mempunyai keinginan menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border: 1px solid #2d8930; padding: 4px 10px 0px; overflow: auto; width: 560px; text-align: justify;"><span style="color: #000000; font-family: georgia;"><br />
Syahdan hiduplah dua orang sahabat karib yang tidak terpisahkan, namun mereka berdua memiliki cacat bawaan yang membuat mereka akhirnya bersahabat karena saling membutuhkan dan melengkapi. Si buta membutuhkan si tuli untuk berjalan kemana-mana sedangkan si Tuli membutuhkan si buta karena sebagai penerjemah pada saat berkomunikasi dengan orang lain.</p>
<p>Pada suatu ketika keduanya mempunyai keinginan menjadi Kepala desa dan wakil kepala desa, meski keduanya memeliki kekurangan namun mereka cukup pandai dan terkenal di lingkungannya, dan itu merupakan salah satu modal untuk meraih kursi Kepala desa dan wakilnya.<span id="more-1088"></span></p>
<p>Degan modal bonek akhirnya dia terpilih menjadi Kepala desa dan wakil kepala desa, ternyata biaya politik di negeri antah berantah tidak begitu besar dibandingkan biaya politik di negeri sebelah, kalau mendengar berita dari negeri sebelah penduduk antah berantah sebenarnya iri, karena di negeri sebelah yang konon gemah ripah loh jinawi itu membuat semuanya dapat di beli termasuk kekuasaan.</p>
<p>Ironisnya rakyatnya tidak kunjung sejahtera karena ada budaya yang turun temurun dipertahankan menjadi sebuah tradisi, ya tradisi korupsi kolusi dan nepotisme masih sangat kental, anehnya tradisi seperti itu dilakukan dari skala kecil  hingga birokrasi pusat. Seorang pengamat dan pakar korupsi yang cukup terkenal di negara tersebut mengatakan kalau tidak ada hukuman yang menimbulkan efek jera di negaranya  seperti hukuman gantung atau hukuman mati bagi koruptor rasanya rasanya korupsi tetap akan menjadi sebuah tradisi.</p>
<p>Namun lain halnya dengan negerinya si Buta dan Tuli, disana meskipun Negaranya tidak begitu kaya dan berlimpah sumber alamnya, namun rakyat merasa aman dan sejahtera,karena tingkat korupsi di negara itu jauh lebih kecil,  meski para wakil rakyat dan pemimpin negara tersebut bukanlah orang-orang yang hebat,  namun mereka bukan termasuk cacat nurani dan mentalnya. Mata boleh buta namun hati tidak pernah terbutakan oleh apapun, Telinga boleh Tuli namun komitmen terhadap  rakyat adalah segalanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Adakah Negeri impian seperti itu, di saat kita selalu disuguhi episode-episode drama kepura-puraan , dan melenggangnya para koruptor dari kasus hukum , karena sudah menjadi rahasia umum kalau hukum masih kalah dengan segepok uang dan kekuasaan, entah sampai kapan ini berlangsung.</p>
<p></span></div>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html" rel="bookmark" class="crp_title">Perlakukan Koruptor Seperti Teroris Dan Indonesiapun Sejahtera</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/mungkinkah-ada-hukuman-mati-bagi-koruptor-di-negeri-ini.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mungkinkah Ada Hukuman Mati Bagi Koruptor, Di Negeri ini ?</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/andai-saja-perburuan-koruptor-sama-dengan-teroris.html" rel="bookmark" class="crp_title">Andai Saja Perburuan Koruptor Sama Dengan Teroris</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/dana-rp-1m-untuk-pembangunan-desa.html" rel="bookmark" class="crp_title">Dana Rp. 1M Untuk Pembangunan Desa</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/blogging/ketika-prilaku-korup-dibenci-dicaci-dimaki-dan-disukai.html" rel="bookmark" class="crp_title">Ketika Prilaku Korup Dibenci, Dicaci, Dimaki dan Disukai</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

