Perasaan cemas bisa menimpa siapa saja dari penjual koran hingga penjual kehormatan, dari seorang pengamen sampai seorang presiden semuanya tak lepas dari kata dan sikap cemas. Perasaan cemas adalah sesuatu yang natural yang diakibatkan oleh perasaan, tentnya kecemasan yang melanda sangatlah berbeda tergantung siapa yang merasakannya.
Beberapa hari terakhir media kita banyak sekali mengulas tentang Kecemasan Presiden SBY akan info dari intelejen tentang akan adanya sesuatu pada tanggal 09 Desember 2009 di balik peringatan “ Hari Anti Korupsi” akankah kecemasan SBY ini menjadi kenyataan, atau hanya sebuah ketakutan akan kehilangan Jati dirinya Sebagai seorang presiden yang dipilih kedua kalinya oleh Rakyat.
Rasanya sudah terlalu sering Presiden kita ini melontarkan sesuatu ke khalayak dengan sumber data dari intelejen, padahal belum sepenuhnya benar. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi para pengamat di Negeri ini, untuk lebih berhati-hati dalam mengungkap sebuah keadaan yang masih meragukan. Tapi sebagai seorang yang awam terhadap dunia intelejen dan dunia politik, kurang begitu paham dengan taktik dan strategi politik. Bisa saja ini adalah salah satu strategi pasang kuda-kuda agar aparat keamanan siap siaga terhadap situasi, ahh entahlah.