Posts Tagged ‘Hukum’

Hukum Di Negeri Ini Masih Pilih Kasih

January 6th, 2012

Menyikapi tentang kasus yang terjadi pada AAL yang di tuduh mencuri sandal jepit seorang Polisi jelas mengisyaratkan bahwa hukum di Negara kita ini masih pilih kasih. Hukum itu Tumpul ke atas dan tajam bukan main apabila ke bawah, lagi-lagi kinerja penegak hukum kita patut mendapatkan award jempol kebawah.

Orang-orang berduit pasti akan menepukkan dada melihat begitu mudahnya mereka mengelabuhi hukum, karena dia yakin seberat apapun kasus yang menimpanya dia sudah tahu hasil akhirnya atau keputusannya. Uang dan kekuasaan akan bekerja sangat efektif dan efisien apabila berhadapan dengan kasus hukum, lain halnya ketika yang berurusan dengan hukum adalah orang-orang miskin, karena hukum sangatlah tegas kepada mereka tanpa basa-basi. » Read more: Hukum Di Negeri Ini Masih Pilih Kasih

Uang Tetap Menjadi Raja

November 14th, 2010

Heboh kasus tentang keberadaan Gayus Tambunan tersangka kasus mafia pajak yang begitu leluasanya berada di luar tahanan masih hangat di bicarakan media masa baik secara online maupun ofline. Bukan bermaksud latah ikut-ikutan membuat berita tersebut karena belum jelas apakah wajah mirip Gayus  tersebut benar-benar tersangka mafia pajak yang menghebohkan itu.

Saya mencoba ingin mengatakan bahwasanya di Negeri tercinta ini uang masih menjadi raja, yang mampu megalahkan apapun termasuk apa yang terjadi dengan Gayus dengan begitu mudahnya orang-orang berduit di negeri ini mengelabuhi hukum. Kembali hukum hanya berlaku bagi orang-orang kere yang tak punya uang, sehingga tidak mampu menyogok petugas-petugas yang seharusnya menjadi penegak hukum, tapi prilakunya seperti pedagang yang begitu enaknya memperjual belikan hukum.

Kalau itu yang terjadi rasanya kita hanya bermimpi hidup di negara hukum yang tidak melindungi semua warganya dengan hukum, tapi hukum hanya familiar bagi orang-orang yang berkantong tebal, inilah PR bagi para penegak hukum di Negeri Tercinta ini, karena di pundakmu seluruh rakyat menggantungkan harapannya.

Mungkinkah Ada Hukuman Mati Bagi Koruptor, Di Negeri ini ?

October 17th, 2010

Serasa telah lelah Rakyat menantikan sebuah keadilan, karena masih banyaknya para koruptor yang divonis ringan, atau bahkan bebas karena alasan tertentu, atau disinyalir ada permainan di tingkat peradilan, produk hukum era colonial masih menancap begitu kuatnya sehingga terkadang hukuman dijatuhkan tidak jauh beda antara koruptor dengan maling ayam.

Hukuman mati bagi koruptor dinilai oleh beberapa pakar hukum perlu dilaksanakan, karena Selama ini pelaku korupsi hanya mendapatkan hukuman penjara yang terbilang ringan, sehingga tidak menimbulkan efek Trauma dan efek Jera.

Menurut Mahfudz MD, Hukuman mati bagi koruptor juga penting karena korupsi adalah kejahatan yang bersifat masif dan merugikan orang banyak. Sehingga layak bagi pelaku korupsi harus mendapatkan hukuman mati. » Read more: Mungkinkah Ada Hukuman Mati Bagi Koruptor, Di Negeri ini ?

Ketika Sang Harimau Menjadi Ompong

May 4th, 2010

Apa sih yang bisa dilakukan harimau ketika gigi dan taringnya menjadi tanggal semua, jangankan makan daging atau menyergap mangsanya, makan nasipun dia butuh perjuangan, kalau ini yang terjadi saatnya harimau itu diawetkan saja, disuntik mati lalu di air keras dan jadikan saja hiasan untuk dipajang di ruang tamu.

Hewan-hewan yang dulunya takut karena menjadi target santapan sang raja Rimba kini bisa tersenyum lega karena sang harimau tidak mampu berbuat apa-apa lagi. Saatnya sang target berpesta pora kembali menikmati keserakahannya tanpa ada duri dan batu sandungannya .

» Read more: Ketika Sang Harimau Menjadi Ompong