Posts Tagged ‘hati’

Ekspresi Kerinduan ini.

March 31st, 2011

Dingin…tanpa ekspresi
Namun membuatku gelisah ………
Yo wislah piye maneh ……

Sebuah kegundahan hati yang teramat sangat seorang kekasih terhadap kekasihnya yang telah sekian lama merasa diacuhkan dengan sikapnya yang begitu dingin, seolah-olah tak pernah terjadi perasaan  yang pernah berdua rasakan.

Aku Kehabisan kata-kata
meski hanya untuk sekedar melepas perih
Hening, bisu,dingin dan begitu mahalnya…..
sebuah senyuman………. » Read more: Ekspresi Kerinduan ini.

Kebiasaan Baik Dan Buruk

December 24th, 2009

Setiap orang pada dasarnya memiliki sebuah kebiasaan yang dijalankan entah itu sering atau tidak, dari yang biasa atau umum dilakukan banyak orang bahkan yang berbeda sama sekali dengan orang lain. Kebiasaan yang sering dan umum kita lakukan sehari-hari seperti makan, minum, buang air , mandi, dan lain sebagainya.

Kebiasaan yang positif sudah selayaknya kita dukung dan pertahankan seperti yang dilakukan oleh Guskar, trimakasih Gus Buku ” Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ” sudah saya terima, Semoga bermanfaat dan menjadi amal baik yang pahalanya tiada pernah putus.

Kebiasaan Jelek seperti Iri, dengki, nyepam bagi blogger , menginginkan sesuatu yang bukan haknya dan masih banyak lagi, mudah-mudahan sedikit demi sedikit kita bisa berusaha menghilangkannya

Untuk memulai sesuatu yang lebih baik haruslah di awali dengan keinginan dan kemauan kuat untuk mendengarkan suara hati kita, dan menjadikan suara hati sebagai nara sumber kebenaran sejati. Kalau itu yang bisa lakukan maka sebenarnya kehidupan yang sedang kita jalani akan jauh lebih indah, salam.

Tentang Keajaiban Hati

October 6th, 2009

eks

Hati itu ibarat Istana sebuah keindahan yang tak nampak, sebuah keagungan yang tak terlihat, namun bisa dirasakan akan tetapi apabila hati sudah ternoda dosa gelembung pahitnya tercicipi setiap insan,ibarat santapan di sebuah pesta hidangan.

Meski hati bukanlah Tuhan tapi jangan biarkan hati menjadi sarang-sarang setan, bergantung hanya kepada hati adalah bualan sufi murahan, namun mengabaikan masalah hati adalah awal dari sebuah kesesatan.

Hati bukanlah gudang kebenaran, karena hati hanyalah tempat persinggahan petunjuk yang dipahami melalui ajaran Kebenaran. Menuhankan hati adalah kenistaan,namun menutup hati berarti membuka pintu kesombongan.

Hati ibarat lautan yang luas tanpa tepi dan pantai, namun hati bisa sempit dan beku ketika kita membiarkannya tanpa sentuhan Ajaran kebenaran. Hati juga butuh di ekspresikan seperti tempat ini, hanya salah satu dari sekian banyak cara untuk mengekspresikannya.
Sumber Insprirasi Buku Suci Hati Bersama Nabi, Abu Umar Basyir ( Al Qolam)

Kaca Dan Debu Ibarat Hati Dan Dosa

September 2nd, 2009

Setiap hari istri saya mengeluh karena pada musim kemarau seperti ini kaca depan rumah saya harus dibersihkan tiap hari, kondisi jalan yang kering menimbulkan banyak debu yang berterbangan diterpa angin, sehingga halaman dan kaca rumah cepat sekali kotornya. Begitulah kondisi musim kemarau di tempat saya , kondisi yang demikian mengakibatkan rawan timbul penyakit saluran pernapasan kalau kita tidak berhati-hati terutama anak-anak.

Kaca yang terkena debu ibarat hati yang terkena noda dosa yang kita lakukan setiap hari baik yang kita sengaja ataupun tidak. Ketika kaca kita bersihkan tiap hari niscaya tetap terjamin kebersihannya demikian juga dengan hati kita dosa-dosa kecil yang kita lakukan kalau kita imbangi dengan berbuat baik dan istighfar maka sedikit demi sedikit akan hilang. Sebaliknya ketika kaca jarang dibersihkan maka akan kotor dan gelap sehingga menghilangkan fungsinya dengan tidak bisa tembusnya cahaya lewat kaca tersebut, padahal salah satu fungsi dari kaca adalah supaya Rumah kita bisa di masuki cahaya, sehingga akan kelihatan terang di siang hari. Bagaimana dengan hati kita ketika setiap saat dan waktu kita melakukan dosa baik kecil maupun besar tanpa kita imbangi dengan berbuat baik, taubat maupun Istighfar maka hati kita akan beku, kalau itu yang terjadi maka cahaya hidayah yang datang dari Allah akan sulit menembusnya.

Dengan momentum bulan Suci Ramadahn 1430 H ini marilah kita mulai berinstrospeksi dengan apa yang telah kita lakukan selama ini, Kita mencoba memperbanyak amalan-amalan yang berdampak terhadap mengurangi tebalnya kotoran di hati sehingga mempermudah cahaya hidayah menembusnya, tidak ada dosa besar kalau kita mau bertobat dan tidak mengulanginya lagi, dan tidak ada dosa kecil apabila terus kita lakukan setiap hari, salam.