Posts Tagged ‘ekonomi’

Lelaki Itu,Namanya Alex

May 24th, 2010

Sosok lelaki bersahaja dialah pak Alex, sebenarnya pak alex adalah orang yang cukup mapan dari segi ekonomi, jabatan di tempat kerjanya adalah manager di salah satu BUMN, namun kehidupan Rumah tangganya hancur berantakan berawal ketika dia memutuskan untuk menikah untuk kedua kalinya dengan Ibu diana, seorang primadona di kantor BUMN yang dia pimpin.

Sejak pernikahan dengan sang primadona , istri pertamanya bu Risda sering sakit-sakitan dan akhirnya meninggal, itulah awal kehancuran hidupnya, sedangkan kedua anaknya steve pergi tak tahu rimbanya semenjak kuliah di Australia, seiring dengan kondisi perekonomian pak Alex maka steve tidak mendapatkan kiriman uang dari Indonesia dan sejak itu pula dia tak pernah kembali .

» Read more: Lelaki Itu,Namanya Alex

Mengamati Tanah Kelahiranku

January 21st, 2010

Saya seringkali berpikir ketika melihat di sekeliling, kebetulan saya dilahirkan dari sebuah Dusun di daerah Grobogan, Jateng apabila saya mengamati sungguh perkembangan yang ada begitu lambatnya. Infrastruktur Jalan  yang tak kunjung membaik konon penyebabnya struktur tanah yang labil dan tingkat ekonomi masyarakatnya yang nyaris sama dari tahun ke tahun. Saya sempat berandai-andai kalau saja uang yang dicuri oleh pencuri berdasi seperti kasus century itu digunakan untuk membangun perekonomian di desa-desa pastilah lain ceritanya.

Masyarakat yang menyandarkan hidupnya di kampung sangat jelas terlihat stagnan dari segi ekonominya, tapi bagi sebagian yang mencoba peruntungannya di luar kampung halaman terlihat sedikit lebih mapan. Biasanya yang mencoba mengais rejeki di luar seperti menjadi TKI, merantau di kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang dan lainnya, terlihat kehidupannya jauh lebih baik. Tapi hanya orang-orang tertentu saja yang berani berhijrah ke luar tanah kelahiran dan itu tidak lebih dari 20% nya.

Kondisi masyarakat yang agraris memang sangat tidak menguntungkan saat ini, karena disaat biaya bercocok tanam hampir impas dengan hasilnya, menjadikan masyarakat di Dusunku persis seperti yang di katakan Bang Haji Rhoma Irama dalam salah satu bait syair lagunya yaitu “ Gali Lobang Tutup Lobang”. Kalau ini terus-menerus terjadi maka yang namanya hidup sejahtera tetap hanya menjadi sebuah angan-angan dan impian.

Apa yang terjadi di daerah tempat saya rasanya cukup mewakili desa-desa di negeri ini, kami berharap pihak Penmerintah segera kembali berpikir untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Mereka miskin bukan karena malas, tapi disebabkan tidak adanya peluang dan kesempatan yang memadai untuk mensejahterakan dirinya. Bagaimana yang terjadi di tanah kelahiran anda tidak jauhkah perbedaannya?.

Tiga Hari Di Pekanbaru

October 25th, 2009

Sebelumnya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan yang telah meluangkan waktunya untuk berkunjung di sini, selama tiga hari sejak hari jum’at tanggal 23 hingga Minggu 25 Oktober 2009 kami mendapat tugas dari tempat kerja untuk mengikuti metting di Pekanbaru Ibukota propinsi Riau, jadi nyaris selama tiga hari tidak sempat mengunjungi blog sahabat semua.

Bila melihat sekilas kota Pekanbaru tempat Rusli Zaenal memimpin, sebuah kota yang benar-benar suasananya seperti kota baru, karena model bangunan yang ada disana tampak masih baru, sepanjang jalan kanan-kiri berjajar Ruko yang cukup ramai. Sebuah pertanda geliat ekonomi yang cukup menjanjikan di daerah ini.

Itulah sedikit gambaran yang terlihat dalam pengamatan selama tiga hari di Pekanbaru, menurut informasi dari seorang teman yang sudah tiga tahun bertugas di wilayah Riu, ada wacana sejumlah kegiatan bisnis yang tadinya berbusat di Padang. Setelah terjadi gempa berkekuatan 7,6 SR beberapa waktu yang lalu, ada sebagian pengusaha yang akan mengalihkannya di Pekanbaru, semoga saja kota ini menjadi semakin maju.