<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspresi hati &#187; cerita</title>
	<atom:link href="http://ekspresihati.info/tag/cerita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekspresihati.info</link>
	<description>CATATAN EKSPRESI DARI HATI SEORANG BLOGGER</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 09:30:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cerita Sinetron Di Layar kaca Sering Berlebihan</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/cerita-sinetron-di-layar-kaca-sering-berlebihan.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/cerita-sinetron-di-layar-kaca-sering-berlebihan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 15:08:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[berlebihan]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[layar kaca]]></category>
		<category><![CDATA[sinetron]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1532</guid>
		<description><![CDATA[Saya bukan termasuk orang yang gemar nonton sinetron karena tidak punya banyak waktu untuk nongkrong di depan Televisi, paling sering kalau ada waktu saya nonton berita, dialog atau lihat bola. Hanya sesekali sekilas lihat juga tayangan sinetron namun apabila saya amati model ceritanya terlalu berlebihan. Sinetron kita menggambarkan sosok antagonis sangat tidak manusiawi mungkinkah prilaku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ekspresihati.info/wp-content/uploads/2010/09/Ilustrasi-Sinetron.jpg"><img src="http://ekspresihati.info/wp-content/uploads/2010/09/Ilustrasi-Sinetron-300x234.jpg" alt="" title="Ilustrasi-Sinetron" width="300" height="234" class="alignleft size-medium wp-image-1554" /></a>
<p style="text-align: justify;">Saya bukan termasuk orang yang gemar nonton sinetron karena tidak punya banyak waktu untuk nongkrong di depan Televisi, paling sering kalau ada waktu saya nonton berita, dialog atau lihat bola. Hanya sesekali sekilas lihat juga tayangan sinetron namun apabila saya amati model ceritanya terlalu berlebihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sinetron kita menggambarkan sosok antagonis sangat tidak manusiawi mungkinkah prilaku orang sejahat itu, rasanya bombastis dan kurang natural.Sedangkan orang baik di gambarkan sebagai sosok yang selalu sial dalam kehidupannya, Konflik yang tersaji begitu memuakkan selalu ada masalah yang dibuat-buat dalam cerita.<span id="more-1532"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Memang seperti itulah mereka menjual cerita yang pada akhirnya nanti akan menghasilkan rating yang bagus, Bergelimang harta adalah ciri khas sinetron kita sehingga berbalik 180 derajat dengan realitas kehidupan keseharian. Bila itu yang terus di jejalkan pada pemirsa kita maka orang akan cenderung mengambil jalan pintas untuk bisa menjadi sosok seperti di kebanyakan sinetron kita.Kekerasan yang terlihat di sinetron boleh jadi menjadi inspirasi bagi sbagian kejadian kejahatan di Tanah air.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga masih banyak sutradara atau penulis cerita sinetron seperti Bung Dedy Mizwar yang berusaha menyajikan cerita sinetron natural dan apa adanya sehingga lebih dekat dengan realitas masyarakat kita seperti sinetron para Pencari Tuhan, bukan cerita yang asing dan berlebihan seperti yang banyak dipertontonkan oleh sinetron Indonesia.</p>
<p><!-- Begin: KlikSaya.com --><br />
<script src="http://scr.kliksaya.com/js-ad.php?zid=41461" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: KlikSaya.com --></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/motivasi/mengamati-kekuatan-sebuah-tulisan.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mengamati Kekuatan Sebuah Tulisan</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/ternyata-benar-dunia-ini-memang-panggung-sandiwara.html" rel="bookmark" class="crp_title">Ternyata Benar, Dunia Ini Memang Panggung Sandiwara</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/cerita/prahara-di-bulan-januari-satu.html" rel="bookmark" class="crp_title">Prahara di Bulan Januari  ( Satu )</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/jangan-berlebihan-mengeksploitasi-waktu-dan-diri-kita.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jangan Berlebihan Mengeksploitasi Waktu Dan Diri Kita</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/mengalihkan-kejenuhan.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mengalihkan Kejenuhan</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/cerita-sinetron-di-layar-kaca-sering-berlebihan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nggak Kuat Sodokannya</title>
		<link>http://ekspresihati.info/cerita/nggak-kuat-sodokannya.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/cerita/nggak-kuat-sodokannya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 14:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[achmad]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[mengamati]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[sastro]]></category>
		<category><![CDATA[sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=957</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah cerita lama yang dulu pernah saya dengarkan dari Guru Ngaji saya, inilah ceritanya, sebut saja kang Sastro dia adalah seorang Mualaf yang habis di Baiat dengan membaca dua kalimat syahadat oleh kyai Achmad. Setelah di baiat kebetulan datang waktunya sholat Maghrib, kang Sastro bertanya pada kyai Achmad, Apa yang harus saya lakukan yai dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ekspresihati.info/wp-content/uploads/2010/01/sholat01.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-959" title="sholat01" src="http://ekspresihati.info/wp-content/uploads/2010/01/sholat01-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Sebuah cerita lama yang dulu pernah saya dengarkan dari Guru Ngaji saya, inilah ceritanya, sebut saja kang Sastro dia adalah seorang Mualaf yang habis di Baiat dengan membaca dua kalimat syahadat oleh kyai Achmad. Setelah di baiat kebetulan datang waktunya sholat Maghrib, kang Sastro bertanya pada kyai Achmad, Apa yang harus saya lakukan yai dengan Sholat maghrib ini, karena saya belum tahu menahu tentang sholat ini, ungkap sastro, oh ya Sastro kamu nanti ikutin saja orang-orang yang melakukan sholat di sekelilingmu ucap kyai kepada Sastro, baik yai saya akan melaukan hal yang sama dengan orang-orang yang melakukan sholat di sekeliling saya sastro mengakhiri pembicaraannya pada Kyai Achmad lalu keduanya bergegas mengambil air wudhu.</p>
<p><span id="more-957"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Salah seorang santri setelah melihat kedatangan Kyai Achmad melakukan Iqomat tanda segera di mulainya jamaah Sholat mahgrib. Diawali dengan membaca Takbir kyai bertindak sebagai Imam, kang sastro pun ikut sholat berjamaah sambil mengamati kanan kirinya akhirnya sastro pun ikut larut dalam kekhusukan sholat berjamaah tersebut, setelah berjalan dua rakaat terjadi sebuah insiden, barisan jamaah tepat di belakang Sastro sedikit iseng dengan cara menyendul pantat sastro saat melakukan rukuk, teringat pesan kyai sastropun melakukan hal yang sama dengan cara menyendul pantat jamaah di depannya, namun apa yang terjadi jamaah di depan sastro merasa dijahilin tanpa pikir panjang menyodok kepala sastro yang menyendul pantatnya dengan siku, waduh&#8230;. pekik sastro di tengah keheningan sholat sambil memegangi kepalanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah selesai melakukan jamaah meski dilewati dengan insiden kecil sastro pun berjalan mendekati kyai yang baru selesai melakukan wirid dan berdoa dengan santai, sastro berpikir bahwa kejadian yang dialaminya merupakan satu kesatuan dalam rangkaian sholat, karena memang belum mengetahui tata caranya. Kyai achmad bertanya kepada sastro, gimana tro sholatnya lancar , iya kyai lancar tapi ada satu yang saya nggak kuat , apa itu tanya kyai ? anu kyai jawab Sastro sedikit tergagap saya ndak kuat sodokannya, ungkap sastro jujur. Akhirnya sastro menceritakan kejadian yang dialaminya saat pertama kali melakukan sholat, kyai Achmad pun tersenyum mendengar ceritanya, dalam benaknya kurang ajar bener orang yang ngisengin sastro. <em>( Hanya sebuah cerita dan tidak punya tendensi apa-apa)</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/motivasi/tidak-ada-yang-tidak-mungkin-kalau-kita-mau.html" rel="bookmark" class="crp_title">Tidak Ada Yang Tidak Mungkin Kalau Kita Mau</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/kriminalisasi-di-obrolan-warung-kopi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Kriminalisasi di Obrolan Warung Kopi</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/ketika-pemberantasan-korupsi-tak-lagi-menjadi-prioritas.html" rel="bookmark" class="crp_title">Ketika Pemberantasan Korupsi Tak Lagi Menjadi Prioritas</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/religi/berhijrah-ke-arah-yang-lebih-baik.html" rel="bookmark" class="crp_title">Berhijrah Ke Arah Yang Lebih Baik</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/seleksi-alam.html" rel="bookmark" class="crp_title">Seleksi Alam</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/cerita/nggak-kuat-sodokannya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengamati Kekuatan Sebuah Tulisan</title>
		<link>http://ekspresihati.info/motivasi/mengamati-kekuatan-sebuah-tulisan.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/motivasi/mengamati-kekuatan-sebuah-tulisan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 07:03:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[khayalan]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah kita mengamati sejauh mana sebuah tulisan atau hasil karya tulisan yang telah menjadi buku atau novel yang kita baca, sejauh mana anda mengamati atau menikmatinya. Kadang kita membaca artikel atau buku hanya sekedar membaca tanpa merasakan sensasinya atau bahkan kita telah menikmati sensasinya terlena tanpa pernah menyadarinya sama sekali. Kalau itu yang terjadi mulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pernahkah kita mengamati sejauh mana sebuah tulisan atau hasil karya tulisan yang telah menjadi buku atau novel yang kita baca, sejauh mana anda mengamati atau menikmatinya. Kadang kita membaca artikel atau buku hanya sekedar membaca tanpa merasakan sensasinya atau bahkan kita telah menikmati sensasinya terlena tanpa pernah menyadarinya sama sekali. Kalau itu yang terjadi mulai saat ini saatnya anda rasakan ketika kita sedang membaca sebuah tulisan  baik hasil karya penulis-penulis hebat atau  tulisan kita sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Rasanya kita tidak menyadari ketika kita membaca sebuah novel atau cerpen dan lainnya kita seolah-olah masuk sebagai salah satu tokohnya dan imajinasi kita mengembara bersama cerita yang kita baca, bila cerita itu bahagia kita ikut bahagia, bila kebetulan cerita itu sedih tanpa terasa kita ikut menitikkan air mata. Sadarkah kita saat membaca cerita silat seolah-olah kita menjadi sakti seperti sang tokoh, dan apabila tanpa di sengaja kita membaca kisah romantis tiba-tiba kita jadi sosok romantis dan celakanya ketika yang kita baca cerita cabul, kita merasa sedang melakukan adegan-adegannya, busyet.</p>
<p style="text-align: justify;">Imajinasi mengantarkan kita seakan-akan kita berada jauh di alam khayal kita, Karena membaca berbeda dengan melihat atau menonton film atau sinetron yang cenderung hanya menggunakan fungsi mata dan kerja otak. Tanpa melibatkan imajinasi dan khayalan secara langsung dan rasanya inilah yang membedakan keduanya. Mendengarkan sebuah cerita atau sandiwara radio justru lebih dekat dengan membaca cerita karena ikut melibatkan ruang khayalan dan imajinasi kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai kapanpun rasanya membaca tulisan atau cerita tidak akan pernah tergantikan oleh kemutakhiran teknologi audio visual, oleh karena itu tetaplah membaca, dan nikmati kekuatan atau sensasi sebuah tulisan baik itu hasil karya sendiri atau hasil karya orang lain, salam.</p>
<p style="text-align: justify;">Related posts<br />
selamat berjuang sobat untuk <a href="http://khai.yehia.org">mengembalikan jatidiri Bangsa</a> dan semoga <a href="http://ekspresihati.info">sukses</a> selalu menyertai.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/blogging/bagaimana-memunculkan-ide-menulis-blog.html" rel="bookmark" class="crp_title">Bagaimana Memunculkan Ide Menulis Blog</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/personal/posting-ke-200.html" rel="bookmark" class="crp_title">Posting Ke 200</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/cerita-sinetron-di-layar-kaca-sering-berlebihan.html" rel="bookmark" class="crp_title">Cerita Sinetron Di Layar kaca Sering Berlebihan</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/cerita/nggak-kuat-sodokannya.html" rel="bookmark" class="crp_title">Nggak Kuat Sodokannya</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/personal/trimakasih-gus-perahu-kertasnya-sudah-saya-terima.html" rel="bookmark" class="crp_title">Trimakasih Gus Perahu Kertasnya Sudah Saya Terima</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/motivasi/mengamati-kekuatan-sebuah-tulisan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

