Posts Tagged ‘cerita’

Tokoh Populer Saat ini Namanya Bang Maman

April 16th, 2012

Bang maman dari Kalipasir adalah tokoh yang lagi naik daun untuk saat ini keberadaannya hampir menenggelamkan kasus wisma atlit, demontrasi BBm yang mulai reda bahkan kasus koruptor kelas kakap di negeriini pun mulai tersamarkan oleh ketokohan bang Maman tersebut.

Penyakit mudah lupa yang di derita oleh sebagian besar rakyat negeri ini memang benar-benar adanya sebagaimana yang diungkapkan oleh banyak pengamat politik dan pengamat-pengamat apa saja yang pinter ngomong itu. Apabila kita renungkan lebih dalam memang benar Rakyat di negara kita itu cepat sekali lupa dengan kasus-kasus besar yang sedang terjadi di negara kita, atau mungkin saking pinternya para aktor –aktor besar yang pandai mengelola situasi yang ada, entahlah .

Cerita tak layak konsumsi anak mungkin banyak sekali di bahan bacaan meski tujuannya untuk pendidikan karakter, namun kalau dampaknya menjadikan karakter yang kurang baik alangkah indahnya kalau dihindari saja. Karena pada dasarnya karakter buruk itu sudah ada di dalam diri setiap orang, tanpa harus dipelajari terlebih dahulupun akan mengalir seiring waktu.

Semoga kasus buku bacaan seperti Bang Maman dari kalipasir menjadi perhatian Dinas pendidikan Nasional, bahkan seharusnya di beri sangsi khusus bagi penerbit buku tersebut agar tidak gegabah dan seenaknya menerbitkan cerita tak layak untuk konsumsi anak.

Cerita Sinetron Di Layar kaca Sering Berlebihan

September 25th, 2010

Saya bukan termasuk orang yang gemar nonton sinetron karena tidak punya banyak waktu untuk nongkrong di depan Televisi, paling sering kalau ada waktu saya nonton berita, dialog atau lihat bola. Hanya sesekali sekilas lihat juga tayangan sinetron namun apabila saya amati model ceritanya terlalu berlebihan.

Sinetron kita menggambarkan sosok antagonis sangat tidak manusiawi mungkinkah prilaku orang sejahat itu, rasanya bombastis dan kurang natural.Sedangkan orang baik di gambarkan sebagai sosok yang selalu sial dalam kehidupannya, Konflik yang tersaji begitu memuakkan selalu ada masalah yang dibuat-buat dalam cerita. » Read more: Cerita Sinetron Di Layar kaca Sering Berlebihan

Nggak Kuat Sodokannya

January 9th, 2010

Sebuah cerita lama yang dulu pernah saya dengarkan dari Guru Ngaji saya, inilah ceritanya, sebut saja kang Sastro dia adalah seorang Mualaf yang habis di Baiat dengan membaca dua kalimat syahadat oleh kyai Achmad. Setelah di baiat kebetulan datang waktunya sholat Maghrib, kang Sastro bertanya pada kyai Achmad, Apa yang harus saya lakukan yai dengan Sholat maghrib ini, karena saya belum tahu menahu tentang sholat ini, ungkap sastro, oh ya Sastro kamu nanti ikutin saja orang-orang yang melakukan sholat di sekelilingmu ucap kyai kepada Sastro, baik yai saya akan melaukan hal yang sama dengan orang-orang yang melakukan sholat di sekeliling saya sastro mengakhiri pembicaraannya pada Kyai Achmad lalu keduanya bergegas mengambil air wudhu.

» Read more: Nggak Kuat Sodokannya

Mengamati Kekuatan Sebuah Tulisan

September 29th, 2009

Pernahkah kita mengamati sejauh mana sebuah tulisan atau hasil karya tulisan yang telah menjadi buku atau novel yang kita baca, sejauh mana anda mengamati atau menikmatinya. Kadang kita membaca artikel atau buku hanya sekedar membaca tanpa merasakan sensasinya atau bahkan kita telah menikmati sensasinya terlena tanpa pernah menyadarinya sama sekali. Kalau itu yang terjadi mulai saat ini saatnya anda rasakan ketika kita sedang membaca sebuah tulisan baik hasil karya penulis-penulis hebat atau tulisan kita sendiri.

Rasanya kita tidak menyadari ketika kita membaca sebuah novel atau cerpen dan lainnya kita seolah-olah masuk sebagai salah satu tokohnya dan imajinasi kita mengembara bersama cerita yang kita baca, bila cerita itu bahagia kita ikut bahagia, bila kebetulan cerita itu sedih tanpa terasa kita ikut menitikkan air mata. Sadarkah kita saat membaca cerita silat seolah-olah kita menjadi sakti seperti sang tokoh, dan apabila tanpa di sengaja kita membaca kisah romantis tiba-tiba kita jadi sosok romantis dan celakanya ketika yang kita baca cerita cabul, kita merasa sedang melakukan adegan-adegannya, busyet.

Imajinasi mengantarkan kita seakan-akan kita berada jauh di alam khayal kita, Karena membaca berbeda dengan melihat atau menonton film atau sinetron yang cenderung hanya menggunakan fungsi mata dan kerja otak. Tanpa melibatkan imajinasi dan khayalan secara langsung dan rasanya inilah yang membedakan keduanya. Mendengarkan sebuah cerita atau sandiwara radio justru lebih dekat dengan membaca cerita karena ikut melibatkan ruang khayalan dan imajinasi kita.

Sampai kapanpun rasanya membaca tulisan atau cerita tidak akan pernah tergantikan oleh kemutakhiran teknologi audio visual, oleh karena itu tetaplah membaca, dan nikmati kekuatan atau sensasi sebuah tulisan baik itu hasil karya sendiri atau hasil karya orang lain, salam.

Related posts
selamat berjuang sobat untuk mengembalikan jatidiri Bangsa dan semoga sukses selalu menyertai.