Setelah SBY memberikan kebijakannya tentang masalah yang lagi hangat saat ini yaitu tentang hak angket Century dan kepastian hukum Bibit Samad Riyanto dan Candra M. Hamzah, publik berekasi pro dan kontra. Sebagian ada yang mengatakan kebijakan yang di keluarkan SBY sudah tepat tapi sebagian yang lain mencibir dengan rasa yang tidak puas.
Pro dan Kontra dalam mensikapi sesuatu di dunia demokrasi adalah sesuatu yang wajar, justru terasa aneh apabila reaksi yang timbul hanyalah yang pro saja, demikian sebaliknya. Kedewasaan berpikir dan bertindak dari masyarakat kita justru seang diuji sejauh mana mereka memahami arti sebuah demokrasi bukan demoCrazy yang karena kurang puas dengan yang ada akhirnya berbuat anarkisme yang membabi buta.
Keputusan SBY tentang masalah Century dan kriminalisasi Bibit dan candra meskipun belum memuaskan berbagai pihak, rasanya perlu juga kita apresiasi dan kita tunggu langkah selanjutnya apa yang akan dilakukan. Mengkritik sebuah kebijakan sangatlah mudah karena belum tentu para pengkritik dan komentator bisa berbuat lebih baik, seandainya dia dalam posisi yang sama. Seorang pemimpin tidaklah mungkin disukai semua rakyat yang dipimpinnya . Sebagi pemimpin yang baik Dia akan selalu berbuat untuk kebaikan rakyatnya, bukan kebaikan diri, golongan, partai dan sektarian lainnya. Mudah-mudahan apa yang dilakukan SBY menuju kearah yang demikian