<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspresi hati &#187; Buta</title>
	<atom:link href="http://ekspresihati.info/tag/buta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekspresihati.info</link>
	<description>CATATAN EKSPRESI DARI HATI SEORANG BLOGGER</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 May 2012 12:01:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Si Buta Tuli Dan Tradisi Korupsi</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 00:57:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Buta]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tuli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1088</guid>
		<description><![CDATA[Syahdan hiduplah dua orang sahabat karib yang tidak terpisahkan, namun mereka berdua memiliki cacat bawaan yang membuat mereka akhirnya bersahabat karena saling membutuhkan dan melengkapi. Si buta membutuhkan si tuli untuk berjalan kemana-mana sedangkan si Tuli membutuhkan si buta karena sebagai penerjemah pada saat berkomunikasi dengan orang lain. Pada suatu ketika keduanya mempunyai keinginan menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border: 1px solid #2d8930; padding: 4px 10px 0px; overflow: auto; width: 560px; text-align: justify;"><span style="color: #000000; font-family: georgia;"><br />
Syahdan hiduplah dua orang sahabat karib yang tidak terpisahkan, namun mereka berdua memiliki cacat bawaan yang membuat mereka akhirnya bersahabat karena saling membutuhkan dan melengkapi. Si buta membutuhkan si tuli untuk berjalan kemana-mana sedangkan si Tuli membutuhkan si buta karena sebagai penerjemah pada saat berkomunikasi dengan orang lain.</p>
<p>Pada suatu ketika keduanya mempunyai keinginan menjadi Kepala desa dan wakil kepala desa, meski keduanya memeliki kekurangan namun mereka cukup pandai dan terkenal di lingkungannya, dan itu merupakan salah satu modal untuk meraih kursi Kepala desa dan wakilnya.<span id="more-1088"></span></p>
<p>Degan modal bonek akhirnya dia terpilih menjadi Kepala desa dan wakil kepala desa, ternyata biaya politik di negeri antah berantah tidak begitu besar dibandingkan biaya politik di negeri sebelah, kalau mendengar berita dari negeri sebelah penduduk antah berantah sebenarnya iri, karena di negeri sebelah yang konon gemah ripah loh jinawi itu membuat semuanya dapat di beli termasuk kekuasaan.</p>
<p>Ironisnya rakyatnya tidak kunjung sejahtera karena ada budaya yang turun temurun dipertahankan menjadi sebuah tradisi, ya tradisi korupsi kolusi dan nepotisme masih sangat kental, anehnya tradisi seperti itu dilakukan dari skala kecil  hingga birokrasi pusat. Seorang pengamat dan pakar korupsi yang cukup terkenal di negara tersebut mengatakan kalau tidak ada hukuman yang menimbulkan efek jera di negaranya  seperti hukuman gantung atau hukuman mati bagi koruptor rasanya rasanya korupsi tetap akan menjadi sebuah tradisi.</p>
<p>Namun lain halnya dengan negerinya si Buta dan Tuli, disana meskipun Negaranya tidak begitu kaya dan berlimpah sumber alamnya, namun rakyat merasa aman dan sejahtera,karena tingkat korupsi di negara itu jauh lebih kecil,  meski para wakil rakyat dan pemimpin negara tersebut bukanlah orang-orang yang hebat,  namun mereka bukan termasuk cacat nurani dan mentalnya. Mata boleh buta namun hati tidak pernah terbutakan oleh apapun, Telinga boleh Tuli namun komitmen terhadap  rakyat adalah segalanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Adakah Negeri impian seperti itu, di saat kita selalu disuguhi episode-episode drama kepura-puraan , dan melenggangnya para koruptor dari kasus hukum , karena sudah menjadi rahasia umum kalau hukum masih kalah dengan segepok uang dan kekuasaan, entah sampai kapan ini berlangsung.</p>
<p></span></div>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html" rel="bookmark" class="crp_title">Perlakukan Koruptor Seperti Teroris Dan Indonesiapun Sejahtera</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/mungkinkah-ada-hukuman-mati-bagi-koruptor-di-negeri-ini.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mungkinkah Ada Hukuman Mati Bagi Koruptor, Di Negeri ini ?</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/andai-saja-perburuan-koruptor-sama-dengan-teroris.html" rel="bookmark" class="crp_title">Andai Saja Perburuan Koruptor Sama Dengan Teroris</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/dana-rp-1m-untuk-pembangunan-desa.html" rel="bookmark" class="crp_title">Dana Rp. 1M Untuk Pembangunan Desa</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/blogging/ketika-prilaku-korup-dibenci-dicaci-dimaki-dan-disukai.html" rel="bookmark" class="crp_title">Ketika Prilaku Korup Dibenci, Dicaci, Dimaki dan Disukai</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

