Tragedi siswa SMAN 12 Surabaya yang membunuh anaknya setelah melahirkan di WC khusus guru adalah potret buram pergaulan bebas di Negeri ini. Pergaulan muda-mudi sudah sangat mengkhawatirkan karena norma dan kaidah keyakinan telah lama pudar di hati mereka. Meski tersangka mengaku itu merupakan kecelakaan karena pengaruh minuman keras, namun jelas membuktikan Konsep hidup yang mengagungkan kebebasan dan hedonisme telah membutakan banyak orang.
Dekadensi moral adalah wabah yang baru melanda saat ini, perlu waktu yang cukup panjang untuk memulihkan kearah yang lebih positif. Di sisi lain kebebasan pers menjadi bumerang bagi sebuah negara yang mencoba bangga dengan demokrasi, sehingga begitu enaknya mereka mengaduk-aduk sisi privasi seseorang dengan balutan informasi yang bertajuk Infotainment.
Apa yang dulu tabu kini menjadi santapan publik setiap hari, maka lahirlah yang namanya Fatwa Haram Infotainment oleh Majlis Ulama . Efektif atau tidaknya fatwa tersebut tergantung tingkat kesadaran masyarakat, karena ternyata sebagian selebritis kita yang mabuk popularitas tidak sepakat dengan fatwa tersebut.
Memang Zaman sudah Edan sebagaimana yang dsinyalir pujangga Ronggo Warsito, namun haruskah kita menjadi edan bukankah orang yang tetep eling dan waspodo yang hidupnya akan lebih baik, semoga.
sungguh menyedihkan kasus seperti ini, pak. yang kena tampar bukan hanya wajah pendidik, melainkan juga ortu dan lingkungan. sdh demikian parahkah pergaulan bebas di kalangan pelajar kita saat ini hingga masyarakat pun tak sanggup lagi menjadi kekuatan kontrol?
pertanyaan yg masih mengganjal hati saya, knp org tua, guru, atau temen2nya si anak ini tdk tahu klo ia sdg hamil?
kalau soal di sma 12 itu sih katanya pelakunya udah diketahui, ternyata dia preman kampung yang memperkosa siswi itu
pertanyaan yang sama dengan Guskar. Termasuk keanehan menyaksikan tetangga ketika orang tuanya juga tidak tahu kalo dia hamil, padahal serumah …
aneh …
sungguh miris …
mau enaknya nggak mau anaknya (angry)
duuh… gimana nih infotainment jadi hal yang haram, sebenarnya sih gak banyak yang tau kalo infotainment juga menjadi hiburan, terutama buat kita, dan juga bisa tau kebobrokan artis yang kita duga, gak negatif aja, contoh si garry iskak, kalo bukan infotainment, bisa bisa kita gak kontrol korban2 berikutnya, tapi kadang emang infotainment kasar juga narasinya. yah,,, gimana dong