Sisi Lain Dari Sepak Bola

June 15th, 2010 by Achmad Sholeh 14 comments »

Magnet Piala Dunia 2010 mampu menyihir Jutaan manusia seantero dunia, daya magisnya seolah-olah tidak terbendung, banyak cara yang dilakukan oleh para penggila bola dari hal yang biasa dan wajar hingga hal-hal yang terkadang kurang bisa di pahami akal sehat. Ternyata demam piala dunia 2010 mampu meredakan keinginan untuk mendownload video mirip artis Luna maya, Ariel dan Cut Tari.

Permainan Sepak Bola ternyata mampu mengangkat harkat dan martabat dari sebuah Negara, meredam isyu rasialis dan menyamakan kedudukan manusia yang satu dengan manusia lainnya. Tidak bisa dipungkiri kalau sebenarnya di dunia ini manusia terkotak-kotak melalui jenis warna kulit, kelompok negara maju, berkembang dan miskin, bahkan ada sekelompok orang yang menganggap dirinya adalah kumpulan manusia hebat di dunia ini.

» Read more: Sisi Lain Dari Sepak Bola

Falsafah Sepak Bola

June 12th, 2010 by Achmad Sholeh 13 comments »

Gegap gempita piala Dunia 2010 yang telah lama kita tunggu sudah kita nikmati, berbagai lapisan masyarakat menyambutnya dengan suka cita, banyak cara di gunakan orang untuk menyambut event bola terbesar dunia tersebut.Satu hal yang belum diungkap bahwa ternyata dalam permainan sepak bola ada sebuah falsafah hidup yang bisa kita renungkan.

Sepak bola adalah permainan kolektif, sehingga di butuhkan sebuah kerjasama yang baik untuk menciptakan kemenangan. Sehebat apapun seorang striker kalau tidak ada umpan bola dari pemain lainnya tidak akan pernah terjadi Gool, jadi permainan bola intinya adalah kerjasama team.

Dalam kehidupan yang sesungguhnya kita juga tidak akan pernah bisa hidup sendirian, dan selalu akan membutuhkan orang lain, » Read more: Falsafah Sepak Bola

Dana Rp. 1M Untuk Pembangunan Desa

June 10th, 2010 by Achmad Sholeh 6 comments »

Gagal dengan sekenario pertama tentang dana aspirasi sebesar Rp. 15 M per anggota dewan setiap Tahunnya, kini fraksi Golkar mengusung wacana dana pembangunan Desa Rp. 1M setiap Desa. Selalu ada manufer untuk menarik uang negara demi kepentingan masyarakat katanya, namun sekali lagi jangan sampai menjadi bumerang bagi pemerintahan Desa nantinya apabila usulan tersebut mendapat persetujuan dari fraksi lain dan pemerintah.

Seharusnya Anggota DPR menyelesaikan dulu Undang-undangnya yang berhubungan dengan aturan pemerintahan Desa, sesudah kelar baru mewacanakan dana tersebut karena kita semua khawatir dengan adanya dana tersebut, dimungkinkan pihak desa kebingungan untuk menggunakan dana tersebut dan ujung-ujungnya banyak kepala Desa yang masuk penjara. Lihat saja dengan produk otonomi daerah saat ini, begitu banyaknya kepala daerah yang masuk penjara diakhir jabatannya, akibat kasus korupsi.

Sebenarnya dana Rp. 1 M untuk pembangunan desa sangat dibutuhkan, hanya saja perlunya perbaikan mental aparat serta mekanisme yang jelas terhadap pengawalan dana tersebut, agar fungsinya benar-benar menyentuh kepentingan rakyat dan pembangunan Desa, bukan hanya sekedar untuk mempertebal kantong orang-orang tertentu. Semoga wakil rakyat kita di parlemen bisa berpikir jernih untukkepentingan rakyat bukan untuk kepentingan kampanye di pereode mendatang.

Dana Aspirasi 15 M PerTahun Untuk Anggota Dewan

June 8th, 2010 by Achmad Sholeh 11 comments »

Sekali lagi mereka mengatasnamakan rakyat untuk menguras uang negara, apa yang di wacanakan Fraksi Golkar di DPR sungguh merupakan hal yang akan melukai hati rakyat. Meskipun mereka berdalih dana sebesar 15 M yang akan diberikan kepada anggota Dewan guna untuk menyerap aspirasi bagi rakyat yang menjadi konstituennya.

Namun dengan kondisi negara yang carut- marut serta nafsu untuk korupsi masih cukup besar maka tak ada jaminan kalau dana tersebut akan benar-benar sampai kepada Rakyat. Selama ini rakyat hanya merupakan obyek untuk kepentingan politik dan golongan serta ambisi para politisi yang tidak bertanggung jawab.

Tingkat kepercayaan rakyat kepada birokrasi dan penyelenggara pemerintahan ( Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif) sudah berada dalam titik nol, kalau apa yang di wacanakan oleh fraksi Golkar itu akan terwujud dan disetujui mayoritas partai politik maka akan menjadi bencana baru di Negeri ini, karena akan berpotensi menguras uang Negara sebesar Rp. 5,2 T, setiap tahunnya.

Terasa geli kalau melihat tingkah polah wakil rakyat kita di parlemen, berdalih untuk kepentingan rakyat, namun mereka berjuang untuk kepentingan diri mereka sendiri, haruskah kita memilihnya lagi untuk pereode selanjutnya?, sungguh Terlalu.