Mengamati Kekuatan Sebuah Tulisan

September 29th, 2009 by Achmad Sholeh Leave a reply »

Pernahkah kita mengamati sejauh mana sebuah tulisan atau hasil karya tulisan yang telah menjadi buku atau novel yang kita baca, sejauh mana anda mengamati atau menikmatinya. Kadang kita membaca artikel atau buku hanya sekedar membaca tanpa merasakan sensasinya atau bahkan kita telah menikmati sensasinya terlena tanpa pernah menyadarinya sama sekali. Kalau itu yang terjadi mulai saat ini saatnya anda rasakan ketika kita sedang membaca sebuah tulisan baik hasil karya penulis-penulis hebat atau tulisan kita sendiri.

Rasanya kita tidak menyadari ketika kita membaca sebuah novel atau cerpen dan lainnya kita seolah-olah masuk sebagai salah satu tokohnya dan imajinasi kita mengembara bersama cerita yang kita baca, bila cerita itu bahagia kita ikut bahagia, bila kebetulan cerita itu sedih tanpa terasa kita ikut menitikkan air mata. Sadarkah kita saat membaca cerita silat seolah-olah kita menjadi sakti seperti sang tokoh, dan apabila tanpa di sengaja kita membaca kisah romantis tiba-tiba kita jadi sosok romantis dan celakanya ketika yang kita baca cerita cabul, kita merasa sedang melakukan adegan-adegannya, busyet.

Imajinasi mengantarkan kita seakan-akan kita berada jauh di alam khayal kita, Karena membaca berbeda dengan melihat atau menonton film atau sinetron yang cenderung hanya menggunakan fungsi mata dan kerja otak. Tanpa melibatkan imajinasi dan khayalan secara langsung dan rasanya inilah yang membedakan keduanya. Mendengarkan sebuah cerita atau sandiwara radio justru lebih dekat dengan membaca cerita karena ikut melibatkan ruang khayalan dan imajinasi kita.

Sampai kapanpun rasanya membaca tulisan atau cerita tidak akan pernah tergantikan oleh kemutakhiran teknologi audio visual, oleh karena itu tetaplah membaca, dan nikmati kekuatan atau sensasi sebuah tulisan baik itu hasil karya sendiri atau hasil karya orang lain, salam.

Related posts
selamat berjuang sobat untuk mengembalikan jatidiri Bangsa dan semoga sukses selalu menyertai.

Advertisement

19 comments

  1. cerita opini says:

    Katanya pena lebih tajam dari piso dapur mas.

    hot keyword

  2. ajengkol says:

    kekuatan tulisan fiksi adalah mana kala kita bisa masuk menjadi tokoh di karya tulis itu

    sehingga mudah buat kita menuliskan kejadian sendiri (based on true story) karena akan mudah membawa si pembaca menjadi sang tokoh
    .-= ajengkol´s last blog ..Cintamu Membakar Jiwaku =-.

  3. Pencerah says:

    Perlu banyak belajar lg nich

  4. mbah gendeng says:

    masuk 5 besar

    yah emang c karena itu menulislah sebelum menulis itu dilarang

  5. linduaji says:

    saat tulisan mampu membangkitkan emosi. itu baru hebat! sensasinya itu lho!
    apalagi kalau sampai airmata menetes…ahhh
    .-= linduaji´s last blog ..write and share : penemuan embun bening =-.

  6. menulis itu sulit, tapi ketika menulis menjadi sebuah kesenangan, bukan hanya sekedar kejar target, menulis jadi begitu mudah…Salam
    .-= yanti tukang kerupuk´s last blog ..Lowongan CPNS & Taruna AIM/AKIP Departemen Hukum dan HAM =-.

  7. Pakde Cholik says:

    Tulisan yang baik (terutama nove atau kisah ) memang bisa menyeret emosi pembacanya. Kita bisa menangis, tertawa, marah dan sebagainya.
    Menulis di blog juga bisa membuat pembaca seperti itu kan mas. Kalau tulisannya lucu, bisa tertawa, kalau tulisannya porno kadang membuat kita ikutan ” jengongok “, ha..ha..ha.
    Salam hangat dari Surabaya
    .-= Pakde Cholik´s last blog ..Claim Your Blog ! =-.

  8. dhodie says:

    Betul bro.. kenikmatan membaca tulisan terletak dari free imagination yang sekehendak si pembaca. Tidak ada yang bisa membatasi :-D
    .-= dhodie´s last blog ..Sebungkus Nasi Uduk dan Segelas Cappucino =-.

  9. KangBoed says:

    hehehehehehe.. kapan yaaa tulisan saya bise begono :roll:
    .-= KangBoed´s last blog ..Kemurnian CINTA =-.

  10. KangBoed says:

    asalkan jangan baca tulisan stensilan por*o langsung aja free imagination yaaaa.. :lol:

  11. KangBoed says:

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatkuku terchayaaaaaaaank sukses selalu yaaaak
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    .-= KangBoed´s last blog ..Hilang Lenyap =-.

  12. New Bie Oon says:

    dari dulu sampai sekarang saya ga bisa membuat tuisan yang dapat membuat pembacanya sampai terlena, sampai ngiler.. yang ada begitu ngeliat di awal tulisan langsung pada kabur… ada ide ga mas untuk blog saya?? makasih,, salam kenal.
    .-= New Bie Oon´s last blog ..Nekat..Demi Mencari Kepuasan.. =-.

  13. AE says:

    keren mas.. harus banyak belajar baca nih saya..

  14. isti says:

    tulisan adalah isi hati si penulis sekaligus imajinasinya…

  15. guskar says:

    membaca jauh berbeda dng menonton. dng membaca fikiran kita sangat bebas berimajinasi dan masuk ke dalam tulisan yg disajikan. penulis yg handal akan mampu membawa pembacanya masuk ke dalam alur cerita dengan mengaduk2 perasaan pembaca secara emosional..

  16. arkasala says:

    Saya sepakat sekali dengan tulisan ini, pun dengan komen-nya Guskar. Membaca memberi nilai lebih. Makanya setelah membaca novet AAC dan KCB saya tidak tergiur nonton filmnya, khawatir tidak sedramatis di novel.
    Trims
    .-= arkasala´s last blog ..Salah Satu Cara / Alternatif Mengangkat Bisnis Offline ke Online =-.

  17. Secara pribadi saya lebih suka membaca daripada menonton. Jujur membaca lebih membekas dan tertanam erat dalam memory ketimbang mendengar atau melihat. Entahlah..Namun itulah realitanya Cah.
    Thanks you for your support
    .-= Mengembalikan jati diri bangsa´s last blog ..Avril Lavigne Blog Dofollow =-.

  18. Wandi thok says:

    Saya bukan tipe urang yang suka baca novel atawa cerita-cerita mas, tapi kalo diceritani malah seneng dan seneng ganti nyeritani. Kalo kitab yang serius malah suka. :lol:

Trackbacks /
Pingbacks

  1. memburu.info

Leave a Reply