Jika kenyataan yang terjadi sesuai dengan harapan pastilah itu sesuatu yang menyenangkan, namun apabila yang terjadi sebaliknya maka kita akan gusar, marah bahkan sumpah serapah. Selanjutnya fitrah manusia selalu akan bereaksi atas masalah yang dihadapinya entah itu reaksi positif atau negatif terhadap kenyataan tersebut.
Pada dasarnya Manusia mempunyai sifat dasar positif dan negatif, reaksi dari kenyataan yang terjadi akan dipengaruhi oleh energi yang lebih dominan dari kedua sifat tersebut. Sehingga kita tidak heran kalau seringkali melihat serta mendengar berita tentang bunuh diri dilatarbelakangi oleh masalah yang sedang menghimpit pelaku, ini dikarenakan jiwanya di kuasai energi negatif.
Tapi ketika manusia di liputi energi positif, sebuah kegagalan bukanlah menjadikan dia patah arang dan putus asa, tapi justru mereka jadikan semangat untuk terus berjuang demi mendapatkan yang dia inginkan. Untuk menjadi manusia seperti ini tidaklah mudah karena butuh sebuah semangat, keyakinan dan daya juang yang tiada henti.
Dua pilihan ada pada kita, tinggal memilih salah satu, mau pilih jenis manusia yang rapuh dengan rasa putus asa yang dominan atau menjadi manusia yang tegar dan selalu bersyukur dengan apa yang kita terima. Jangan pernah muntahkan pil pahit itu dari mulut kita karena Ia adalah obat yang akan menjadikan diri kita sehat. Demikian juga jangan pernah menyerah dengan persoalan hidup karena dengan banyaknya masalah yang kita hadapi akan menjadikan kita matang dan dewasa menyikapi persoalan.
saya pilih yang positif ajah
Untuk positif ya dengan oranga positif
setuju, pak. sikap gampang putus asa karena mengalami kegagalan justru akan membuat kita makin terpuruk dan tenggelam dalam kegagalan yang berlarut-larut.
milih yang positif saja, itu pasti … cuman kita mesti bisa membedakan dan meilahnya dengan baik
Ada energi yang netral enggak Mas…?
Terimakasih atas informasinya, semoga bisa membantu keluarga saya menemukan jalan keluarnya