Ternyata wakil rakyat yang kita banggakan dan kita pilih tak lebih pintar dari anak SMP, karena ternyata kemampuannya hanya digunakan untuk kesenangannya sendiri. Apa yang sering kita lihat di pemberitaan baik media cetak maupun elektronik tentang rencana pembangunan Gedung baru dengan biaya Rp. 1.168 Triliun adalah sebuah arogansi dan merendahkan dirinya sendiri.
Mereka seolah-olah tidak peduli dengan kondisi bangsanya dan mengetahui bagaimana sebenarnya kondisi masyarakat saat ini, sebenarnya mereka mewakili siapa. Kalau hanya mewakili dalam hal gaya hidup glamour rasanya kok mereka tak lebih pintar dari anak SMP . Rasanya memang benar ketika saat itu Almarhum Gusdur mengatakan anggota Dewan kayak anak TK.
Gedung baru dengan fasilitas Kolam renang dan Spa adalah benar-benar memuakkan kita semua, semoga diantara mereka masih ada yang peduli terhadap rakyat yang di wakilinya . Tanpa mengurangi rasa Hormat kepada anggota dewan yang terhormat mari kita sukseskan mengangkat keyword positif citra anak SMP di search engine google , semoga wakil rakyat kita terbuka mata hatinya untuk mendengar keluh kesah rakyat kecil yang mendukungnya.
duit 1.168 Triliun kalo dibelikan baju seragam SMP dapat dibagikan ke 65 juta siswa SMP
duh… kalo dibangun sekolah… udah bisa berapa ribu ya?
bener banget tuh, pak. babar blas ndak sensitif terhadap nasib rakyat. uang yang bisa digunakan utk menghidupi 22 juta nyawa malah digunakan utk membangun kemewahan dan arogansi.
saya setujuuuuuu
Ipin mengatakan : betul betul betul
Ya begitu lah.. Hijau kalo liat uang..
Memang baru tahu,… kan sudah sejak reformasi DPR kita seperti ini, ya gimana negara mau maju kalau jeragan sapi, tukang tambal bang, tukang bakso, guru ngaji, guru sekolah, tukang jembatan, tukang sulap, tukang ramal, dan tukang-tukang bohong yang lain semua berkumpul di gedung mewah, buat apa mikiran yang miskin, ….mau jadinya saja sudah menghabiskan uang banyak.