Archive for the ‘Renungan’ category

Antara Harapan Dan Realita

March 16th, 2010

Apakah profesi yang saat ini anda jalani sesuai dengan bidang yang anda pelajari saat kuliah dulu, atau sesuai dengan cita-cita anda waktu kecil, kalau itu yang terjadi, berarti anda termasuk orang-orang yang bahagia karena tercapai keinginannya. Bagi sebagian orang yang berbeda atau bahkan jauh dari latar belakang pendidikannya atau cita-cita waktu kecil juga belum tentu termasuk orang yang kurang bahagia atau sengsara, karena dia juga termasuk orang yang bahagia karena telah mampu melakukan sesuatu diluar yang dia pelajari.

Banyak diantara kita yang menjalani profesinya saat ini tidak sesuai dengan disiplin Ilmu yang di pelajari saat kuliah dulu, bahkan tidak nyambung sama sekali. Tapi toh kita enjoy-enjoy aja menjalaninya karena ada pepatah mengatakan ”Bisa Karena biasa” jadi selama kita mau belajar profesi apapun akan bisa kita jalani.

Ada sebuah Hadits yang mengatakan ” Tuntutlah ilmu mulai lahir hingga sampai ke liang lahat” artinya selama kita masih bernafas maka kita masih harus belajar dalam hidup ini. Belajar disini bisa apa saja bukan hanya belajar formal tapi lebih kepada belajar dari pengalaman hidup diri sendiri dan orang lain. Bagaimana dengan anda sesuaikah profesi anda saat ini dengan disiplin ilmu dan cita-cita?.

Pilih Kedondong Atau Durian

March 13th, 2010

Meskipun dari luar tampak duri-duri yang tajam pastilah kebanyakan dari kita akan memilih durian dari pada kedondong, karena rasanya yang khas dan banyak di gemari berbagai kalangan. Durian (Durio zibethinus) menjadi buah favorit bagi orang-orang tertentu, karena sudah tahu di dalamnya atau isinya makanya orang tidak akan peduli dengan kulit luarnya.

Buah kedondong yang dikenal dengan nama ambarella, hog plum, hevi (Filipina), mokah (Kamboja), gway (Myanmar), makak farang (Thailand).meski penampilannya dari luar kelihatan mulus namun siapa tahu kalau ternyata mempunyai isi tidak semulus kulit luarnya. Dengan rasa buah yang sedikit masam kalau tidak benar-benar matang, hanya orang-orang tertentu saja yang menyukainya terutama penggemar manisan buah dan rujak.

Dari kedua buah tersebut kita bisa memetik pelajaran bahwa tidak selamanya penampilan luar jelek namun dalamnya juga sejelek tampilan luarnya, tapi justru dalamnya baik dan banyak orang menyukainya. Sebaliknya tampilan luar yang baik tidak mencerminkan kebaikan di dalamnya.

Namun kebanyakan dari kita sering terjebak pada tampilan luar, dan menilai dari apa yang terlihat oleh mata kita, untuk itu ada baiknya kita tidak terkecoh dengan penampilan luar karena kalau kita hanya melihat sesuatu dari kulitnya saja pasti akan terkecoh.

Mari Sejenak Kita Renungkan

March 11th, 2010

Kadang kita tidak pernah menyadari bahwa sebenarnya telah berlaku kurang adil dengan keluarga ( Anak dan Istri ), lingkungan skitar , bahkan dengan diri sendiri. Pernahkah kita sadari jam berapa berangkat dan pulang dari kerja, normalnya jam 7 pagi sampai dengan jam 5 Sore namun karena berbagai hal maka kita berangkat lebih cepat jam 6 pagi dan pulang sedikit telat hingga jam 7 malam.

Berapa waktu untuk keluarga anak dan Istri, ketika berangkat bekerja anak-anak belum bangun dari tidurnya, sedangkan ketika pulang dari kerja mereka telah pada tidur. Makanya jangan heran kalau pada akhirnya anak-anak kita lebih dekat dengan pembantu dari pada kepada orang tuanya.

» Read more: Mari Sejenak Kita Renungkan

Tidak Ada Sekat

March 8th, 2010
Berawal dari pengalaman yang terjadi di tempat kami bekerja, biasanya setiap Senin pagi dilakukan meting yang membahas tentang kinerja seminggu dan rencana satu minggu kedepan, tapi senin pagi 08 Maret 2010 ini terasa sangat lain.

Adalah kecanggihan teknologi yang membuat seperti itu , suasana meting serasa beda karena ada video konference dengan kantor pusat Jakarta, Sehingga meting langsung di pantau oleh Presiden Direktur kami. Sedikit hati-hati dalam menampilkan data-data karena takut salah.

Dengan kecanggihan teknologi dewasa ini membuat tak ada batas lagi dengan jarak dan waktu, Apa yang kami sampaikan disini bisa langsung ditanggapi bahkan dimarahi kalau kurang ideal dengan pekerjaan kita. Mudah-mudahan ini menjadikan kami lebih bersemangat lagi dalam bekerja, bukan menjadikan kami takut, grogi sehingga hilang kreatifitas.

Dalam segala aspek kehidupan memang dunia ini terasa sempit, apa yang terjadi di belahan dunia sana, dalam beberapa menit bisa kita lihat di tempat kita. Rasanya pepatah yang mengatakan bahwa Dunia ini selebar daun kelor memang benar adanya seolah-olah sulit bagi kita untuk menyimpan rahasia . Mudah-mudahan kita bisa memanfaatkan teknologi dengan bijaksana untuk kebaikan bukan untuk kerusakan, salam.