Archive for the ‘Renungan’ category

Cerita Sinetron Di Layar kaca Sering Berlebihan

September 25th, 2010

Saya bukan termasuk orang yang gemar nonton sinetron karena tidak punya banyak waktu untuk nongkrong di depan Televisi, paling sering kalau ada waktu saya nonton berita, dialog atau lihat bola. Hanya sesekali sekilas lihat juga tayangan sinetron namun apabila saya amati model ceritanya terlalu berlebihan.

Sinetron kita menggambarkan sosok antagonis sangat tidak manusiawi mungkinkah prilaku orang sejahat itu, rasanya bombastis dan kurang natural.Sedangkan orang baik di gambarkan sebagai sosok yang selalu sial dalam kehidupannya, Konflik yang tersaji begitu memuakkan selalu ada masalah yang dibuat-buat dalam cerita. » Read more: Cerita Sinetron Di Layar kaca Sering Berlebihan

Yang Tersisa Dari Liburan Idul Fitri

September 13th, 2010

Menikmati liburan Tahunan seperti moment Idul Fitri 1431 H, bagi saya adalah waktu yang sangat istimewa, karena disamping bisa ketemu sanak keluarga juga bisa fullday bermain-main dengan anak. Karena dengan kesibukan pekerjaan terkadang kita seringkali melupakan keluarga demi pekerjaan.

Bekerja di dunia marketing adalah pekerjaan yang membikin hidup jadi lebih hidup, saya menyebutnya seperti itu karena memang tantangannya luar biasa. Keberhasilan kita sangat tergantung dengan bagaimana kita mencurahkan tenaga dan pikiran, dan untuk itu kita sering melupakan hal-hal yang sebenarnya sangat penting dalam hidup kita diantaranya adalah keluarga tercinta. » Read more: Yang Tersisa Dari Liburan Idul Fitri

Mengalir Tapi Jangan Hanyut

August 4th, 2010

Mempertahankan apa yang kita yakini memang penuh dengan goda dan cobaan, kalau kita tidak mempunyai keyakinan yang cukup kuat maka kita akan larut kedalam aliran pusaran komunitas keseharian kita. Pepatah jawa mengatakan ” Ngeli ning ojo keli” artinya ikuti di mana air mengalir namun jangat terhanyut, sebuah filosofi yang luar biasa kalau kita renungkan.

Sebagai mahluk sosial maka seharusnya kita bergaul dengan banyak orang, jangan sampai diri kita termasuk ekslusif di lingkungan kita karena kalau itu yang terjadi bisa-bisa kita akan di kucilkan oleh lingkungan kita. Namun kita juga harus punya filter yang kuat supanya kita tidak terseret dengan budaya-budaya negatif di lingkungan sekitar kita. » Read more: Mengalir Tapi Jangan Hanyut

Buat Anak kok Coba-Coba

July 29th, 2010

Tragedi siswa SMAN 12 Surabaya yang membunuh anaknya setelah melahirkan di WC khusus guru adalah potret buram pergaulan bebas di Negeri ini. Pergaulan muda-mudi sudah sangat mengkhawatirkan karena norma dan kaidah keyakinan telah lama pudar di hati mereka. Meski tersangka mengaku itu merupakan kecelakaan karena pengaruh minuman keras, namun jelas membuktikan Konsep hidup yang mengagungkan kebebasan dan hedonisme telah membutakan banyak orang.

Dekadensi moral adalah wabah yang baru melanda saat ini, perlu waktu yang cukup panjang untuk memulihkan kearah yang lebih positif. Di sisi lain kebebasan pers menjadi bumerang bagi sebuah negara yang mencoba bangga dengan demokrasi, sehingga begitu enaknya mereka mengaduk-aduk sisi privasi seseorang dengan balutan informasi yang bertajuk Infotainment. » Read more: Buat Anak kok Coba-Coba