<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspresi hati &#187; Renungan</title>
	<atom:link href="http://ekspresihati.info/category/renungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekspresihati.info</link>
	<description>CATATAN EKSPRESI DARI HATI SEORANG BLOGGER</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 09:30:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Berhijrah Ke Arah Yang Lebih Baik</title>
		<link>http://ekspresihati.info/religi/berhijrah-ke-arah-yang-lebih-baik.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/religi/berhijrah-ke-arah-yang-lebih-baik.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 00:21:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Hijrah]]></category>
		<category><![CDATA[lebih baik]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1963</guid>
		<description><![CDATA[Memperingati Tahun baru Hijrah tidak hanya seremonial, atau perayaan yang sifatnya justru malah akan mengikis Keimanan kita terhadap Keesaan Allah, namun ada hal yang justru sangat penting untuk kita lakukan yaitu berhijrah ke arah yang lebih baik dalam hidup ini. Selama ini ketika kita memasuki Tahun baru Hijrah justru kita terjebak pada perayaan-perayaan rutinitas adat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Memperingati Tahun baru Hijrah tidak hanya seremonial, atau perayaan yang sifatnya justru malah akan mengikis Keimanan kita terhadap Keesaan Allah, namun ada hal yang justru sangat penting untuk kita lakukan yaitu berhijrah ke arah yang lebih baik dalam hidup ini. Selama ini ketika kita memasuki Tahun baru Hijrah justru kita terjebak pada perayaan-perayaan rutinitas adat istiadat yang bukan berasal dari ajaran Islam namun lebih kepada budaya masyarakat kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Berhijrah menuju ke arah yang lebih baik bisa berarti sangat luas, tinggal kita pilih yang pas dengan kondisi kita dan bisa kita lakukan. Sebagai seorang Muslim  Kalau sampai saat ini kita belum bisa full sholat lima waktu maka saatnya kita lakukan kewajiban itu menjadi full, kalau ternyata sudah mari kita sudah merlakukannya maka mari kita perbaiki kualitasnya dan kita tambahi sholat sunahnya dan sholat lailnya. Itu hanya merupakan contoh kecil saja masih banyak yang lainnya yang bisa kita lakukan dengan berhijrah.<span id="more-1963"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kehidupan yang lebih baik adalah dambaan setiap insan, namun tidaklah semudah membalikkan telapak tangan kehidupan yang kita dambakan itu kita capai, Kerja keras, kerja cerdas bersungguh-sungguh dalam melakukannya adalah cara paling realistis untuk mewujudkan im pian kita. Namun jangan pernah lupakan berdoa karena semua yang mengatur adalah kuasaNya, Selamat Tahun Baru 1433 Hijrah, mari kita berhijrah menuju lebih baik.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/religi/hijrah-sebuah-momentum-menuju-kebahagiaan.html" rel="bookmark" class="crp_title">Hijrah Sebuah Momentum Menuju Kebahagiaan</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/berita/google-berulang-tahun.html" rel="bookmark" class="crp_title">Google berulang Tahun</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/tahun-baru-2012-sebuah-momentum.html" rel="bookmark" class="crp_title">Tahun Baru 2012 Sebuah Momentum</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/dan-ternyata.html" rel="bookmark" class="crp_title">Dan Ternyata</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/motivasi/sembilan-langkah-untuk-wujudkan-impian-kita.html" rel="bookmark" class="crp_title">Sembilan langkah Untuk Wujudkan Impian Kita</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/religi/berhijrah-ke-arah-yang-lebih-baik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tragisnya Nasib Pahlawan Devisa</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/tragisnya-nasib-pahlawan-devisa.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/tragisnya-nasib-pahlawan-devisa.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jun 2011 15:14:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1850</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh ironis apa yang terjadi di Negei kita saat ini, di satu sisi para politisi kita sedang bergelut dengan uang dan korupsi yang semakin tak terbatas nilainya, disisi lain para TKI kita bergelut dengan peluh, darah dan nyawanya demi untuk sesuap nasi. Nasib Ruyati adalah contoh dari sekian tenaga kerja kita yang terkena hukuman mati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sungguh ironis apa yang terjadi di Negei kita saat ini, di satu sisi para politisi kita sedang bergelut dengan uang dan korupsi yang semakin tak terbatas nilainya, disisi lain para TKI kita bergelut dengan peluh, darah dan nyawanya demi untuk sesuap nasi. Nasib Ruyati adalah contoh dari sekian tenaga kerja kita yang terkena hukuman mati di Negara tempat dia mencari nafkah, dan lagi-lagi pemerintah tidak mampu melindungi warganya dari hukuman mati bagi para TKI yang tersandung masalah.</p>
<p style="text-align: justify;">Harus kemana lagi rakyat kecil meminta perlindungan di saat mereka tidak berdaya, demi untuk memperbaiki nasibnya akhirnya nyawapun melayang. Andai saja yang di hukum mati itu para koruptor yang begitu rakusnya memakan uang rakyat, pastilah akan membuat rakyat tersenyum bukan menitikkan air mata karena kematian pahlawan devisa kita.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/derita-tenaga-kerja-kita-belum-juga-berakhir.html" rel="bookmark" class="crp_title">Derita Tenaga Kerja Kita Belum Juga Berakhir</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html" rel="bookmark" class="crp_title">Perlakukan Koruptor Seperti Teroris Dan Indonesiapun Sejahtera</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/mungkinkah-ada-hukuman-mati-bagi-koruptor-di-negeri-ini.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mungkinkah Ada Hukuman Mati Bagi Koruptor, Di Negeri ini ?</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/mafia-pajak-mafia-hukum-mafia-tki-terus-mafia-apalagi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mafia Pajak, Mafia Hukum, Mafia TKI Terus Mafia apalagi</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Si Buta Tuli Dan Tradisi Korupsi</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/tragisnya-nasib-pahlawan-devisa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Debt Collector</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/debt-collector.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/debt-collector.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 22:30:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Dep Collector]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Nonton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1799</guid>
		<description><![CDATA[Debt Collector adalah profesi yang lagi menjadi topik pembicaraan akhir-akhir ini baik di media cetak maupun media elektronik, pasca meninggalnya salah satu nasabah kartu kredit Citi Bank . Ada indikasi meninggalnya nasabah tersebut berkaitan dengan penagihan yang di lakukan oleh debt Collector. Sampai saat ini belum jelas apa yang menjadi permasalahan yang sesungguhnya berkaitan dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Debt Collector adalah profesi yang lagi menjadi topik pembicaraan akhir-akhir ini baik di media cetak maupun media elektronik, pasca meninggalnya salah satu nasabah kartu kredit  Citi Bank . Ada indikasi meninggalnya nasabah tersebut berkaitan dengan penagihan yang di lakukan oleh debt Collector.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai saat ini belum jelas apa yang menjadi permasalahan yang sesungguhnya berkaitan dengan meninggalnya nasabah Kartu kredit Citi bank tersebut, namun dengan kejadian itu membuka mata kita mengapa pihak bank lebih suka terhadap jasa pihak ketiga untuk menagih nasabahnya yang dianggap tidak tertib, daripada berurusan dengan pengadilan untuk penyelesaian masalahnya dengan nasabah.<span id="more-1799"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dari informasi yang ada ternyata penyelesaian lewat hukum biayanya terlalu mahal, bahkan ada anekdot yang mengatakan apabila kita adukan permasalahan kehilangan satu ayam ke pengadilan maka kita harus siap kehilangan satu ayam lainnya untuk biaya, lagi-lagi mafia peradilan di Negeri ini semakin kuat saja mencengkeram hukum di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai orang awam yang hanya bisa berharap Indonesia menjadi lebih baik bukan Indonesia yang para pemimpinnya semakin tidak peduli dengan suara rakyat, hanya karena egoisme dan memburu kepentingannya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang sedang terjadi tentang pembangunan Gedung DPR yang menelan biaya yang luar biasa meski hanya untuk sekedar nonton Film BF . sungguh Suara rakyat hanya berharga saat menjelang Pemilu seelah itu tak ada yang peduli, haruskah kita memilih pemimpin yang seperti ini,Saatnya rakyat bicara.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/mafia-pajak-mafia-hukum-mafia-tki-terus-mafia-apalagi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mafia Pajak, Mafia Hukum, Mafia TKI Terus Mafia apalagi</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/jika-pagarpun-makan-tanaman.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jika Pagarpun makan Tanaman</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/dpr-tidak-lebih-pintar-dari-anak-smp.html" rel="bookmark" class="crp_title">DPR Tidak Lebih Pintar Dari Anak SMP</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/pendidikan/cara-aman-memakai-kartu-kredit.html" rel="bookmark" class="crp_title">Cara Aman memakai Kartu Kredit</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/blogging/belanja-online-sebuah-alternatif.html" rel="bookmark" class="crp_title">Belanja Online Sebuah Alternatif</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/debt-collector.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nurdin Halid VS Menpora</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/nurdin-halid-vs-menpora.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/nurdin-halid-vs-menpora.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 02:05:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[kekuasaan]]></category>
		<category><![CDATA[Menpora]]></category>
		<category><![CDATA[Nurdin Halid]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1753</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita melihat berita di media cetak maupun elektronik, maka suguhan yang kita dapati pasti seputar kisruh di tubuh PSSI untamanya antara Nurdin yang lagi ngetop dengan Menpora. Lagi-lagi kita di suguhi oleh drama orang-orang yang telah kecanduan akan nikmatnya kekuasaan, sehingga dengan segala cara mereka mempertahankan kekuasaannya tersebut. Selalu berlindung atas nama Demokrasi, Hukum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ketika kita melihat berita di media cetak maupun elektronik, maka suguhan yang kita dapati pasti seputar kisruh di tubuh PSSI untamanya antara Nurdin yang lagi ngetop dengan Menpora. Lagi-lagi kita di suguhi oleh drama orang-orang yang telah kecanduan akan nikmatnya kekuasaan, sehingga dengan segala cara mereka mempertahankan kekuasaannya tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Selalu berlindung atas nama Demokrasi, Hukum dan undang-undang yang telah direkayasa sedemikian rupa demi untuk melancarkan aksinya akan dahaganya terhadap kekuasaan tersebut. Sebagai rakyat dan orang awam kita semua berharap persepakbolaan di Negara kita ini bisa maju dan bersih dari badut-badut yang gila kuasa.<span id="more-1753"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Harapan rakyat Indonesia sedemikian besarnya terhadap kemajuan sepakbola yang bisa menjadikan kebanggaan bagi bangsanya, sekali lagi semoga PSSI dijauhkan dari orang-orang oportunis yang hanya mementingkan perutnya sendiri.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/kekuasaan.html" rel="bookmark" class="crp_title">Kekuasaan</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/berita/hukum-di-negeri-ini-masih-pilih-kasih.html" rel="bookmark" class="crp_title">Hukum Di Negeri Ini Masih Pilih Kasih</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/debt-collector.html" rel="bookmark" class="crp_title">Debt Collector</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/mengapa-kekerasan-masih-dianggap-sebuah-solusi.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mengapa Kekerasan Masih Dianggap sebuah Solusi</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html" rel="bookmark" class="crp_title">Perlakukan Koruptor Seperti Teroris Dan Indonesiapun Sejahtera</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/nurdin-halid-vs-menpora.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

