Archive for the ‘Religi’ category

Kaca Dan Debu Ibarat Hati Dan Dosa

September 2nd, 2009

Setiap hari istri saya mengeluh karena pada musim kemarau seperti ini kaca depan rumah saya harus dibersihkan tiap hari, kondisi jalan yang kering menimbulkan banyak debu yang berterbangan diterpa angin, sehingga halaman dan kaca rumah cepat sekali kotornya. Begitulah kondisi musim kemarau di tempat saya , kondisi yang demikian mengakibatkan rawan timbul penyakit saluran pernapasan kalau kita tidak berhati-hati terutama anak-anak.

Kaca yang terkena debu ibarat hati yang terkena noda dosa yang kita lakukan setiap hari baik yang kita sengaja ataupun tidak. Ketika kaca kita bersihkan tiap hari niscaya tetap terjamin kebersihannya demikian juga dengan hati kita dosa-dosa kecil yang kita lakukan kalau kita imbangi dengan berbuat baik dan istighfar maka sedikit demi sedikit akan hilang. Sebaliknya ketika kaca jarang dibersihkan maka akan kotor dan gelap sehingga menghilangkan fungsinya dengan tidak bisa tembusnya cahaya lewat kaca tersebut, padahal salah satu fungsi dari kaca adalah supaya Rumah kita bisa di masuki cahaya, sehingga akan kelihatan terang di siang hari. Bagaimana dengan hati kita ketika setiap saat dan waktu kita melakukan dosa baik kecil maupun besar tanpa kita imbangi dengan berbuat baik, taubat maupun Istighfar maka hati kita akan beku, kalau itu yang terjadi maka cahaya hidayah yang datang dari Allah akan sulit menembusnya.

Dengan momentum bulan Suci Ramadahn 1430 H ini marilah kita mulai berinstrospeksi dengan apa yang telah kita lakukan selama ini, Kita mencoba memperbanyak amalan-amalan yang berdampak terhadap mengurangi tebalnya kotoran di hati sehingga mempermudah cahaya hidayah menembusnya, tidak ada dosa besar kalau kita mau bertobat dan tidak mengulanginya lagi, dan tidak ada dosa kecil apabila terus kita lakukan setiap hari, salam.

Toleransi Ala Musholla At Taqwa

August 24th, 2009

Rekan-rekan blogger pastilah bertanya di mana sih letak Musholla Attaqwa itu, ya Musholla Attaqwa adalah sebuah Musholla kecil yang berada ditengah-tengah perumahan yang aku tempati, tepatnya di Perumahan Kendal Asri, Kab. Kendal Jawa Tengah. Biarpun kecil tapi saya salut dengan yang terjadi di Musholla ini karena dari sinilah bisa kita lihat bagaimana cara kita bertoleransi antar umat Seagama. Meski penghuni perumahan itu mempunyai latar belakang yang beragam tapi kerukunan warga tetap masih bisa terjaga, demikian juga dalam kehidupan menjalankan ajaran Agama di sini sangat dinamis dan mempunyai rasa toleransi yang cukup tinggi terhadap sesama warga.

Mengapa saya katakan Musholla kecil diperumahan ini bisa kita jadikan tempat belajar bertoleransi, karena dari dua aliran keyakinan beragama bisa hidup berdampingan dan saling menghormati. Musholla ini bisa menjalankan Sholat Tarawih 11 Rekaat di satu hari dan 23 Rokaat pada hari lainnya tergantung Keyakinan sang Imam, dan wargapun sepakat mengikutinya karena mereka meyakini apa yang di kerjakan sang Imam pastilah mempunyai dasar yang kuta dalam menjalankan Ibadahnya. Andai saja ini bisa terjadi di Seluruh penjuru Negeri ini pastilah sebuah perbedaan kecil seperti ini tidak harus berubah membuat Masjid atau Musholla sendiri-sendiri. Bagaimana kondisi di tempat sampean ?…

Mengelola Nafsu Dengan Berpuasa

August 22nd, 2009

Salah satu dari hikmah berpuasa adalah bagaimana kita belajar mengendalikan nafsu kita, yang pada bulan-bulan sebelumnya cenderung kita biarkan liar mengembara entah kemana dengan berpuasa kita mencoba sedikit demi sedikit untuk mengendalikannya, sebagai contoh pada hari–hari biasa kita bisa makan menurut selera kita kapan saja dan dimana saja, dengan melakukan ibadah puasa kita mencoba memanagnya hanya pada saat-saat tertentu saja kita diperbolehkan untuk makan demikian juga bagi yang sudah menikah untuk menunaikan ibadah hubungan suami Istri biasanya tidak tergatung waktu hanya saja masih tergantung situasi dan kondisi aman nggak untuk melakukannya dengan berpuasa untuk melakukan hal tersebut kita di batasi hanya waktu tertentu yang diperbolehkan.

Dari kedua contoh tersebut terlihat jelas Bagaimana Allah mendidik kita untuk mengelola dan mengendalikan nafsu karena dari sinilah Tuhan ingin membedakan manusia dengan mahluk yang lainnya, karena ketika manusia membebaskan nafsunya untuk bergerak sesukanya maka disitulah letak persamaannya dengan hewan, dan rasanya kita tidak asing dengan hal-hal seperti itu di era seperti ini, budaya bebas tanpa batas itu sedikit demi sedikit telah merasuki jiwa dan pikiran generasi muda kita sehingga berpuasa di Bulan Ramadhan adalah satu dari sekian banyak cara yang bisa digunakan untuk membentengi budaya-budaya yang bertentangan dengan ajaran Agama dan hati nurani manusia.

Segala sesuatu apabila dilakukan dengan serius dan ikhlas untuk mendapatkan Ridho dari Allah pastilah akan menui hasil yang baik, untuk itu marilah kita jalankan puasa di Bulan suci Ramadhan kali ini dengan baik sehingga kita bisa mendapatkan manfaatnya baik di kehidupan Dunia maupun kehidupan kita kelak sesudah mati, salam.

Ramadhan Dan Great Sale Pahala

August 21st, 2009

Selamat datang Bulan Suci Ramadhan Bulan dimana pahala diobral besar-besaran Oleh Allah untuk umat Islam di seluruh penjuru dunia, karena segala hal yang berbau Ibadah pahalanya akan dilipat gandakan dan merupakan saat yang tepat bagi kita kaum Muslimin untuk memanfaatkan waktu dan kesempatan Telah Allah berikan kepada kita semua sehingga bertemu lagi pada bulan yang penuh berkah dan maghfiroh bagi orang-orang yang Beriman.

Bagi Kaum Muslimin marilah di Bulan Suci Ramadhan 1430 H kali ini kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk menggapai great sale pahala tersebut, luangkan waktu sedikit lebih banyak di bandingkan bulan-bulan yang lain untuk beribadah dan berbuat kebajikan, dan saya yakin pastilah semua sepakat tentang yang satu ini, Marhaban Yaa Ramadhan Naungi diri kami dalam pelukan Rahmat dan MaghfirohMu Aminn.