Zaman sekarang memang era audisi bukan hanya pencarian bakat dan pencarian jodoh saja yang lagi trend di dunia layar kaca kita, dua hari terakhir ini ada audisi istimewa di Cikeas Bogor, yaitu audisi calon Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2. Sebagian pengamat mengatakan audisi yang dilakukan SBY untuk calon Kabinetnya dirasa berlebihan karena hal tersebut tidak lebih dari sekedar formalitas. Tapi sebagian masyarakat mengamini dengan apa yang dilakukan oleh Presiden Yudoyono terhadap calon Anggota kabinetnya tersebut.
Kelompok yang menganggap berlebihan mengatakan apa yang dilakukan SBY tersebut sebenarnya hanya formalitas belaka, karena toh semuanya menjadi hak prerogatif dia. Pertanyaan yang sering keluar dari kelompok ini apakah kalau calon menteri tersebut tidak memenuhi syarat kesehatan dan mentalnya, mereka akan di coret dari daftar calon menteri. Padahal mereka yang dipanggil untuk audisi hanya sejumlah posisi mentri tidak berlebih. Tapi ini hanyalah kata para pengamat yang tahu apa sebenarnya di balik itu semua hanyalah SBY dan orang terdekatnya saja.
Kelompok yang mendukung audisi calon Menteri yang dilakukan Presiden terpilih tersebut dirasa sangatlah wajar. SBY butuh orang–orang yang sehat jasmani maupun rohani serta loyal, agar pemerintahan selama lima Tahun mendatang berjalan mulus dalam satu komando dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Pengalaman lima Tahun dalam Pemerintahannya, masih ada beberapa mentri yang cenderung berjalan sedkit di luar komandonya membuat SBY semakin berhati-hati dalam memilih calon pembantunya tersebut.
Melihat fenomena yang demikian termasuk yang manakah kita, yang pro atau yang kontra, terlepas dari semuanya kita berharap kabinet Indonesia bersatu mendatang adalah orang-otrang profesional di bidangnya , solid dan kompak dengan Presiden dalam menjalankan semua programnya.
