Sebagai manusia biasa yang namanya salah bicara ataupun salah ucap adalah sesuatu yang wajar, meski mempunyai dampak sebagai konsekwensi ucapan tersebut. Namun lain masalahnya apabila yang salah ucap tersebut merupakan publik figur seperti ketua DPR Marzuki Ali.
Sebagai simbol pejabat Negara maka Marzuki di tuntut untuk selalu berhati-hati dalam tindakan dan ucapannya, karena apa yang keluar dari bibirnya akan megundang reaksi dari publik apabila yang Dia ucapkan tidak mencerminkan sebagai pejabat publik. Apalagi beliu merupakan sosok yang mewakili partai politik terbesar saat ini, kesalahan omongan akan dijadikan sasaran empuk bagi lawan-lawan politiknya, untuk menjatuhkan. » Read more: Ketika Politisi Kesleo Lidah

