Archive for the ‘Politik’ category

Dana Rp. 1M Untuk Pembangunan Desa

June 10th, 2010

Gagal dengan sekenario pertama tentang dana aspirasi sebesar Rp. 15 M per anggota dewan setiap Tahunnya, kini fraksi Golkar mengusung wacana dana pembangunan Desa Rp. 1M setiap Desa. Selalu ada manufer untuk menarik uang negara demi kepentingan masyarakat katanya, namun sekali lagi jangan sampai menjadi bumerang bagi pemerintahan Desa nantinya apabila usulan tersebut mendapat persetujuan dari fraksi lain dan pemerintah.

Seharusnya Anggota DPR menyelesaikan dulu Undang-undangnya yang berhubungan dengan aturan pemerintahan Desa, sesudah kelar baru mewacanakan dana tersebut karena kita semua khawatir dengan adanya dana tersebut, dimungkinkan pihak desa kebingungan untuk menggunakan dana tersebut dan ujung-ujungnya banyak kepala Desa yang masuk penjara. Lihat saja dengan produk otonomi daerah saat ini, begitu banyaknya kepala daerah yang masuk penjara diakhir jabatannya, akibat kasus korupsi.

Sebenarnya dana Rp. 1 M untuk pembangunan desa sangat dibutuhkan, hanya saja perlunya perbaikan mental aparat serta mekanisme yang jelas terhadap pengawalan dana tersebut, agar fungsinya benar-benar menyentuh kepentingan rakyat dan pembangunan Desa, bukan hanya sekedar untuk mempertebal kantong orang-orang tertentu. Semoga wakil rakyat kita di parlemen bisa berpikir jernih untukkepentingan rakyat bukan untuk kepentingan kampanye di pereode mendatang.

Popularity: 7% [?]

Dana Aspirasi 15 M PerTahun Untuk Anggota Dewan

June 8th, 2010

Sekali lagi mereka mengatasnamakan rakyat untuk menguras uang negara, apa yang di wacanakan Fraksi Golkar di DPR sungguh merupakan hal yang akan melukai hati rakyat. Meskipun mereka berdalih dana sebesar 15 M yang akan diberikan kepada anggota Dewan guna untuk menyerap aspirasi bagi rakyat yang menjadi konstituennya.

Namun dengan kondisi negara yang carut- marut serta nafsu untuk korupsi masih cukup besar maka tak ada jaminan kalau dana tersebut akan benar-benar sampai kepada Rakyat. Selama ini rakyat hanya merupakan obyek untuk kepentingan politik dan golongan serta ambisi para politisi yang tidak bertanggung jawab.

Tingkat kepercayaan rakyat kepada birokrasi dan penyelenggara pemerintahan ( Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif) sudah berada dalam titik nol, kalau apa yang di wacanakan oleh fraksi Golkar itu akan terwujud dan disetujui mayoritas partai politik maka akan menjadi bencana baru di Negeri ini, karena akan berpotensi menguras uang Negara sebesar Rp. 5,2 T, setiap tahunnya.

Terasa geli kalau melihat tingkah polah wakil rakyat kita di parlemen, berdalih untuk kepentingan rakyat, namun mereka berjuang untuk kepentingan diri mereka sendiri, haruskah kita memilihnya lagi untuk pereode selanjutnya?, sungguh Terlalu.

Popularity: 13% [?]

Naik Daun

April 13th, 2010

Sering kita lihat dan dengar baik di media cetak maupun elektronik istilah naik daun, Seorang artis Fulan sedang naik daun, atau bisa di katakan sedang berada pada puncak tangga popularitas, karena sifat daun memiliki umur terbatas maka pada waktunya dia akan tua layu, menguning, kering lalu jatuh. Demikian juga fenomena naik daun jadi waktunya tergantung daya tahan sipopuler tersebut, karena sudah menjadi hukum alam bahwasanya akan selalu ada yang fenomenal pada zamannya.

Masih ingatkah fenomena Tukul Arwana yang pada zamannya merupakan sosok sederhana yang bergaji tinggi, wajah ndeso rejeki kutho selalu yang dia jadikan ikon namun ternyata daun itu sekarang sudah mulai tidak segar lagi sehingga puncak tangga popularitasnya mulai terdesak yang lainnya.

Wapres Budiono, Sri Mulyani dan sekarang muncul Gayus tambunan serta Susno Duaji, adalah sederet nama yang lagi naik daun, ketenarannya mengalahkan artis Indonesia saat ini, yah dialah sekarang yang lagi naik daun, entah sampai kapan daunnya ini mampu bertahan.

Banyak jalan menuju keberhasilan, banyak jalan untuk mencapai popularitas sebagai manusia yang berjiwa merdeka kita bebas memilih, jalan prestasi seperti Tukul Arwana atau jalan yang lain seperti Gayus Tambunan, bagaimana menurut anda dengan fenomena naik daun tersebut?.

Popularity: 21% [?]

Untuk Rakyat, Kekuasaan Atau Partai

March 3rd, 2010

Banyak politisi yang bilang bahwa apa yang sedang mereka lakukan adalah untuk kepentingan Rakyat , semuanya hanya untuk kesejahteraan rakyat dan masyarakat, dan demi menegakkan kebenaran. Tapi benarkah apa yang mereka lakukan itu untuk rakyat dan penegakan kebenaran, yang tahu hanya mereka dan Tuhan saja rasanya.

Di mata orang awam seperti saya Demi kekuasaan dan kesejahteraan hidup kok rasanya lebih dominan, meski tidak semuanya seperti itu karena kita semua yakin masih ada wakil rakyat yang memiliki hati nurani dan berjuang untuk kebenaran dan masyarakat yang menjadi konstituennya. Tapi cobalah kita bertanya pada hati nurani kita berapa banyak yang seperti itu, karena saya juga menyadari kalau seandainya saya berada pada posisi mereka, dengan banyaknya godaan mungkin juga akan larut ke dalam system. Kita patut acungi jempol bagi wakil-wakil kita yang gigih dan benar-benar berjuang untuk kepentingan rakyat.

Disisi lain mau atau tidak seorang politisi harus taat dan patuh kepada partai dimana tempat mereka bernaung, meskipun harus mengingkari hati kecil nya. Apa yang diperjuangkan partai harus di perjuangkan juga meskipun mereka tahu bahwa yang di perjuangkannya itu salah menurut pandangan hati nuraninya. Kalau sudah seperti ini mampukah mereka menjadi seseorang yang benar-benar berjuang demi menegakkan kebenaran dan kepentingan rakyat, Wallahu Alam

Popularity: 17% [?]