<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ekspresi hati &#187; cerita</title>
	<atom:link href="http://ekspresihati.info/category/cerita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ekspresihati.info</link>
	<description>ekspresi dari hati dan pikiran orang biasa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 15:41:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Kakek Tua Dan Si Dekil</title>
		<link>http://ekspresihati.info/cerita/kakek-tua-dan-si-dekil.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/cerita/kakek-tua-dan-si-dekil.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 15:32:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kakek tua]]></category>
		<category><![CDATA[Sidekil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1380</guid>
		<description><![CDATA[Bocah dekil dan kumal itu menggigil kedinginan di emperan Toko, hujan belum juga reda, bocah dekil menahan dingin hingga terlihat seperti seonggok kain lusuh dan basah, seperti itulah bocah malang itu menjalani hari-harinya. Dia hidup sebatang kara karena hingga umurnya menginjak 9 Tahun tak tahu siapa orang tuanya, seingatnya dia tidak punya siapa-siapa sejak lari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bocah dekil dan kumal itu menggigil kedinginan di emperan Toko, hujan belum juga reda, bocah dekil menahan dingin  hingga terlihat seperti seonggok kain lusuh dan basah, seperti itulah bocah malang itu menjalani hari-harinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia hidup sebatang kara karena hingga umurnya menginjak 9 Tahun tak tahu siapa orang tuanya, seingatnya dia tidak punya siapa-siapa sejak lari dari panti asuhan dimana dia dibesarkan. Seorang lelaki Tua sambil terhuyung mendekatinya, sudah makan belum nak, sapa lelaki yang juga basah kuyup oleh hujan,  belum kek jawab si dekil, nih ada makanan kata lelaki tua sambil menyodorkan sepotong roti.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan sangat lahapnya si kecil dekil menyantap Roti pemberian si kakek, seharian perutnya belum tersentuh nasi, karena hari itu sejak pagi turun hujan sehingga tak sepeserpun uang yang bisa dia hasilkan dari kegiatan rutinnya yaitu mengemis di jalanan.<span id="more-1380"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bocah dekil dan kakek tua adalah sepasang mahluk penghuni jalanan, kedekatannya ibarat kakek dan cucunya pernah suatu ketika si kakek sakit keras, si dekil lah yang merawatnya hingga sembuh .</p>
<p style="text-align: justify;">Keduanya memiliki latar belakang yang sama, si kakek lari dari panti jompo sedangkan si dekil lari dari panti asuhan, entah mengapa mereka berdua lebih suka hidup di jalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil membuka bungkusan yang dia bawa kakek tua mengganti pakaiannya, dan memberikan selimut kumal pada si dekil sambil merebahkan badannya di emperan toko dengan beralas koran, keduanya menatap langit-langit dengan bayangannya masing-masing, tidak begitu lama keduanya pun terlelap dalam mimpi.</p>
<p style="text-align: justify;">Gubrakk..!!! Bangun&#8230;bangun dasar gembel, seenaknya tidur di sini ngotor-ngotorin tempat aja gertak si pemilik toko membangunkan kakek dan si dekil. Dengan tergagap-gagap keduanya bangun dan beranjak pergi, seperti biasa mereka pergi tanpa tujuan selalu seperti itu.tunggu lanjutan kisahnya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Di negeri kita tercinta ini memang tidak sedikit orang-orang yang hidupnya di jalanan tanpa kepastian, bukankah <em>” Fakir Miskin dan anak-anak terlantar di biayai oleh negara” </em>begitu bunyi konstiusi kita. Semoga Pihak berwenang lebih peduli lagi erhadap mereka.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/tentang-fatwa-mengemis.html" rel="bookmark" class="crp_title">Tentang Fatwa Mengemis</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/cerita/prahara-di-bulan-januari-satu.html" rel="bookmark" class="crp_title">Prahara di Bulan Januari  ( Satu )</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itunamanya-alex.html" rel="bookmark" class="crp_title">Lelaki Itu,Namanya Alex</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/blogging/ponari-bocah-batu-ajaib-jangan-sampai-bikin-kita-syirik.html" rel="bookmark" class="crp_title">Ponari Bocah Batu Ajaib Jangan Sampai Bikin Kita Syirik</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/mari-sejenak-kita-renungkan.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mari Sejenak Kita Renungkan</a></li></ul></div><img src="http://ekspresihati.info/?ak_action=api_record_view&id=1380&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/cerita/kakek-tua-dan-si-dekil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lelaki Itu,Namanya Alex</title>
		<link>http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itunamanya-alex.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itunamanya-alex.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 14:16:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman]]></category>
		<category><![CDATA[oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[penderitaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1316</guid>
		<description><![CDATA[Sosok lelaki bersahaja dialah pak Alex, sebenarnya pak alex adalah orang yang cukup mapan dari segi ekonomi, jabatan di tempat kerjanya adalah manager di salah satu BUMN, namun kehidupan Rumah tangganya hancur berantakan berawal ketika dia memutuskan untuk menikah untuk kedua kalinya dengan Ibu diana, seorang primadona di kantor BUMN yang dia pimpin. Sejak pernikahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ekspresihati.info/wp-content/uploads/2010/05/tersungkur2.jpg"><img src="http://ekspresihati.info/wp-content/uploads/2010/05/tersungkur2-150x150.jpg" alt="" title="tersungkur" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-1317" /></a>
<p style="text-align: justify;">Sosok lelaki bersahaja dialah pak Alex, sebenarnya pak alex adalah orang yang cukup mapan dari segi ekonomi, jabatan di tempat kerjanya adalah manager di salah satu BUMN, namun kehidupan Rumah tangganya hancur berantakan  berawal ketika dia memutuskan untuk menikah untuk kedua kalinya  dengan Ibu diana, seorang primadona di kantor BUMN yang dia pimpin.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak pernikahan dengan sang primadona , istri pertamanya bu Risda sering sakit-sakitan dan akhirnya meninggal, itulah awal kehancuran hidupnya, sedangkan kedua anaknya steve pergi tak tahu rimbanya semenjak kuliah di Australia, seiring dengan kondisi perekonomian pak Alex maka steve tidak mendapatkan kiriman uang dari Indonesia dan sejak itu pula dia tak pernah kembali .</p>
<p><span id="more-1316"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Alexandra putrinya juga telah jauh terperosok ke dunia hitam berawal ketika  dia melakukan aborsi terhadap bayi tanpa ayah buah dari kehidupan bebas yang dia jalani, hidupnya kini selalu berpindah dari pelukan lelaki satu ke lelaki lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Puncak kehancuran hidup pak Alex adalah saat istri keduanya Diana meninggalkannya dan memilih lelaki bule untuk menjadi labuhan hidupnya karena melihat kondisi ekonomi pak Alex yang kian hancur sepeninggal Bu Risda.</p>
<p style="text-align: justify;">Kehidupan pak alex tak ubahnya sebuah kehidupan tanpa arah, karena tiap malam selalu singgah dari tempat minuman yang satu ke tempat lainnya, sehingga uangnya pun habis untuk keperluan  minum dan perempuan malam, dengan kondisi phisik yang sangat memprihatinkan karena dokter Rudi telah memvonis bahwa pak alex telah terkena penyakit liver stadium akhir, lengkaplah sudah penderitaan hidupnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya malam itu karena uangnya tidak cukup lagi untuk membeli sebotol minuman, di cafe maka dia putuskan untuk membeli minuman oplosan di warung remang-remang untuk memenuhi kecanduannya terhadap minuman keras, dan ternyata dengan minuman oplosan tersebut, dia mengakhiri penderitaan hidupnya di dunia.  Bagaimana dengan nasib Steve, Alexandra dan Diana setelah pak Alex meninggal ?</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itu.html" rel="bookmark" class="crp_title">Lelaki Itu</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/cerita/prahara-di-bulan-januari-dua.html" rel="bookmark" class="crp_title">Prahara di Bulan Januari  ( Dua )</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/banyak-itu-ternyata-beda-dengan-cukup.html" rel="bookmark" class="crp_title">Banyak Itu Ternyata Beda Dengan Cukup</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/religi/ppn-10-bagi-pengguna-jasa-psk.html" rel="bookmark" class="crp_title">PPN 10% Bagi Pengguna Jasa PSK</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/cerita/kakek-tua-dan-si-dekil.html" rel="bookmark" class="crp_title">Kakek Tua Dan Si Dekil</a></li></ul></div><img src="http://ekspresihati.info/?ak_action=api_record_view&id=1316&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itunamanya-alex.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lelaki Itu</title>
		<link>http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itu.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itu.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:46:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[itu]]></category>
		<category><![CDATA[lelaki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1304</guid>
		<description><![CDATA[Lelaki itu sekarat tersungkur dijalan, setelah menenggak minuman oplosan , begitulah cara dia mengakhiri penderitaannya. Note: Sebuah persembahan untuk Kontes fiksi mini dari wi3nda Related Posts:Lelaki Itu,Namanya AlexPosting Ke 200Beriklan di Sini YukBermimpikah AkuMohon Maaf]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lelaki itu sekarat tersungkur dijalan, setelah menenggak minuman oplosan , begitulah cara dia mengakhiri penderitaannya.<br />
<a href="http://ekspresihati.info/wp-content/uploads/2010/05/tersungkur1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1307" title="tersungkur" src="http://ekspresihati.info/wp-content/uploads/2010/05/tersungkur1-300x246.jpg" alt="" width="300" height="246" /></a><br />
<span style="text-decoration: underline;"><em>Note: Sebuah persembahan untuk Kontes fiksi mini dari <a href="http://akubunda.wordpress.com/2010/05/16/wi3nda/">wi3nda </a></em></span></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itunamanya-alex.html" rel="bookmark" class="crp_title">Lelaki Itu,Namanya Alex</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/personal/posting-ke-200.html" rel="bookmark" class="crp_title">Posting Ke 200</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/personal/beriklan-di-sini-yuk.html" rel="bookmark" class="crp_title">Beriklan di Sini Yuk</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/ekspresi-hati/bermimpikah-aku.html" rel="bookmark" class="crp_title">Bermimpikah Aku</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/personal/mohon-maaf.html" rel="bookmark" class="crp_title">Mohon Maaf</a></li></ul></div><img src="http://ekspresihati.info/?ak_action=api_record_view&id=1304&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/cerita/lelaki-itu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Si Buta Tuli Dan Tradisi Korupsi</title>
		<link>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html</link>
		<comments>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 00:57:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Sholeh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Buta]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tuli]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ekspresihati.info/?p=1088</guid>
		<description><![CDATA[Syahdan hiduplah dua orang sahabat karib yang tidak terpisahkan, namun mereka berdua memiliki cacat bawaan yang membuat mereka akhirnya bersahabat karena saling membutuhkan dan melengkapi. Si buta membutuhkan si tuli untuk berjalan kemana-mana sedangkan si Tuli membutuhkan si buta karena sebagai penerjemah pada saat berkomunikasi dengan orang lain. Pada suatu ketika keduanya mempunyai keinginan menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border: 1px solid #2d8930; padding: 4px 10px 0px; overflow: auto; width: 560px; text-align: justify;"><span style="color: #000000; font-family: georgia;"><br />
Syahdan hiduplah dua orang sahabat karib yang tidak terpisahkan, namun mereka berdua memiliki cacat bawaan yang membuat mereka akhirnya bersahabat karena saling membutuhkan dan melengkapi. Si buta membutuhkan si tuli untuk berjalan kemana-mana sedangkan si Tuli membutuhkan si buta karena sebagai penerjemah pada saat berkomunikasi dengan orang lain.</p>
<p>Pada suatu ketika keduanya mempunyai keinginan menjadi Kepala desa dan wakil kepala desa, meski keduanya memeliki kekurangan namun mereka cukup pandai dan terkenal di lingkungannya, dan itu merupakan salah satu modal untuk meraih kursi Kepala desa dan wakilnya.<span id="more-1088"></span></p>
<p>Degan modal bonek akhirnya dia terpilih menjadi Kepala desa dan wakil kepala desa, ternyata biaya politik di negeri antah berantah tidak begitu besar dibandingkan biaya politik di negeri sebelah, kalau mendengar berita dari negeri sebelah penduduk antah berantah sebenarnya iri, karena di negeri sebelah yang konon gemah ripah loh jinawi itu membuat semuanya dapat di beli termasuk kekuasaan.</p>
<p>Ironisnya rakyatnya tidak kunjung sejahtera karena ada budaya yang turun temurun dipertahankan menjadi sebuah tradisi, ya tradisi korupsi kolusi dan nepotisme masih sangat kental, anehnya tradisi seperti itu dilakukan dari skala kecil  hingga birokrasi pusat. Seorang pengamat dan pakar korupsi yang cukup terkenal di negara tersebut mengatakan kalau tidak ada hukuman yang menimbulkan efek jera di negaranya  seperti hukuman gantung atau hukuman mati bagi koruptor rasanya rasanya korupsi tetap akan menjadi sebuah tradisi.</p>
<p>Namun lain halnya dengan negerinya si Buta dan Tuli, disana meskipun Negaranya tidak begitu kaya dan berlimpah sumber alamnya, namun rakyat merasa aman dan sejahtera,karena tingkat korupsi di negara itu jauh lebih kecil,  meski para wakil rakyat dan pemimpin negara tersebut bukanlah orang-orang yang hebat,  namun mereka bukan termasuk cacat nurani dan mentalnya. Mata boleh buta namun hati tidak pernah terbutakan oleh apapun, Telinga boleh Tuli namun komitmen terhadap  rakyat adalah segalanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Adakah Negeri impian seperti itu, di saat kita selalu disuguhi episode-episode drama kepura-puraan , dan melenggangnya para koruptor dari kasus hukum , karena sudah menjadi rahasia umum kalau hukum masih kalah dengan segepok uang dan kekuasaan, entah sampai kapan ini berlangsung.</p>
<p></span></div>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/perlakukan-koruptor-seperti-teroris-dan-indonesiapun-sejahtera.html" rel="bookmark" class="crp_title">Perlakukan Koruptor Seperti Teroris Dan Indonesiapun Sejahtera</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/renungan/andai-saja-perburuan-koruptor-sama-dengan-teroris.html" rel="bookmark" class="crp_title">Andai Saja Perburuan Koruptor Sama Dengan Teroris</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/dana-rp-1m-untuk-pembangunan-desa.html" rel="bookmark" class="crp_title">Dana Rp. 1M Untuk Pembangunan Desa</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/blogging/ketika-prilaku-korup-dibenci-dicaci-dimaki-dan-disukai.html" rel="bookmark" class="crp_title">Ketika Prilaku Korup Dibenci, Dicaci, Dimaki dan Disukai</a></li><li><a href="http://ekspresihati.info/politik/berebut-kue-kewenangan.html" rel="bookmark" class="crp_title">Berebut Kue Kewenangan</a></li></ul></div><img src="http://ekspresihati.info/?ak_action=api_record_view&id=1088&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ekspresihati.info/renungan/si-buta-tuli-dan-tradisi-korupsi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
