Archive for December, 2009

Mengapa Kekerasan Masih Dianggap sebuah Solusi

December 10th, 2009

fist

Apabila kita lihat di media cetak maupun media elektronik akhir-akhir ini seringkali kita menjumpai Demonstrasi, penggusuran yang berujung kekerasan, perselisihan yang berakhir Tawuran antar warga dan lain sebagainya. Hal ini membuktikan bahwa kekerasan masih dijadikan sebuah solusi oleh sebagian masyarakat kita untuk mengungkapkan ketidakpuasan atau mencari sebuah pembenaran.

Menurut Analisa beberapa pakar bahwa kekerasan yang timbul di masyarakat merupakan wujud ketidak puasan sebagian orang terhadap sistim hukum dan penegakan keadilan. Seringkali apabila kita amati Hukum masih berpihak kepada orang-orang berkantong tebal, masih segar ingatan kita tentang kasus yang menimpa dua orang pencuri semangka di Kediri Jawa Timur, pencuri Buah coklat dan terakhir kasus Prita Mulyasarai. Ini membuktikan bahwa hukum akan berlaku tegas bagi orang-orang kecil, sementara bagi mereka yang berduit akan sangat mudah untuk keluar dari jeratan hukum. Sebagai contoh kasus Bank century yang melenyapkan uang Negara sebesar Rp. 6,7T, untuk mengungkapnya jalan yang ditempuh begitu rumitnya, sekali lagi denngan uang apapun bisa mereka lakukan bahkan mempetieskan kasus tersebut pun rasanya tidak mustahil.

Kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia tentunya merasa prihatin dengan para mafia hukum dan kekuasaan yang berada di jajaran elit Negeri Ini. Mereka dengan begitu mudahnya mempermainkan hukum dan keadilan dengan meminjam tangan-tangan birokarsi yang tergadai dengan uang dan kekuasaan. Kalau ini terus terjadi di Negeri tercinta ini rasanya Dambaan Masyarakat akan Kepemimpinan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme masih merupakan sebuah impian.

Ketika Kecemasan Melanda

December 8th, 2009

Perasaan cemas bisa menimpa siapa saja dari penjual koran hingga penjual kehormatan, dari seorang pengamen sampai seorang presiden semuanya tak lepas dari kata dan sikap cemas. Perasaan cemas adalah sesuatu yang natural yang diakibatkan oleh perasaan, tentnya kecemasan yang melanda sangatlah berbeda tergantung siapa yang merasakannya.

Beberapa hari terakhir media kita banyak sekali mengulas tentang Kecemasan Presiden SBY akan info dari intelejen tentang akan adanya sesuatu pada tanggal 09 Desember 2009 di balik peringatan “ Hari Anti Korupsi” akankah kecemasan SBY ini menjadi kenyataan, atau hanya sebuah ketakutan akan kehilangan Jati dirinya Sebagai seorang presiden yang dipilih kedua kalinya oleh Rakyat.

Rasanya sudah terlalu sering Presiden kita ini melontarkan sesuatu ke khalayak dengan sumber data dari intelejen, padahal belum sepenuhnya benar. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi para pengamat di Negeri ini, untuk lebih berhati-hati dalam mengungkap sebuah keadaan yang masih meragukan. Tapi sebagai seorang yang awam terhadap dunia intelejen dan dunia politik, kurang begitu paham dengan taktik dan strategi politik. Bisa saja ini adalah salah satu strategi pasang kuda-kuda agar aparat keamanan siap siaga terhadap situasi, ahh entahlah.

Beriklan di Sini Yuk

December 7th, 2009

Mencoba iklan ala pak Marsudiyanto seorang blogger rendah hati yang mempunyai kemampuan luar biasa dan suka berbagi ilmu Ngeblog, bagaimana dengan iklan ini sobat tertarikah anda ?

Hanya sebuah keisengan tatkala gundah dan kering ide untuk menulis, mungkin ini bukanlah kreatifitas hanya karena kemandulan ide saja, karena kemampuan manusia sangatlah terbatas.

Mengembalikan Jatidiri Bangsa
Disaat Jati diri bangsa ini semakin pudar maka anda bisa menemukannya disini “Jatidiri Bangsa Adalah harga mati”
www.khai.yehia.org

Bagaimana Mendatangkan Trafik Natural Ke Website kita
Bagi Blogger Pemula Tidak ada Salahnya anda mampir ke sini

www.ekspresihati.info

Cara Cepat Naikin PR dan Nurunin alexa
Segera anda meluncur disini

www.ekspresihati.info

Antara Cinta Dan Kentut

December 5th, 2009

565256_loveyou50aBerjuta jiwa dibuat mabuk olehnya
Tiada peduli Tua, Muda, kaya, Miskin, cakep bahkan yang Jelek sekalipun
Siapa saja tiada bisa mengelak, profesi apapun dia tak pernah lepas dari pelukan cinta
Tukang Ojek, Tukang Suntik, Tukang Insinyur, Tukang Ngeblog dan Tukang-tukang lainnya pun tak berdaya karenanya.

Cinta Ibarat Kentut yang tidak bisa ditahan apabila dia mau datang
Tak peduli di depan Raja atau si papa, karena semakin di tahan maka gelora cinta semakin dahsyat.

Jangan tanya usia
jangan tanya status sosial
jangan-tanya ini
jangan tanya itu
karena cinta tidak memandang bulu
entah itu bulu siapa dan bulu apa

Cinta bukanlah segalanya
Akan tetapi
Segalanya tanpa cinta apalah Artinya

Sebuah persembahan untuk parade puisi cinta pakdhe Kholik