Archive for October, 2009

Slilit Itu Kecil Tapi jengkelin

October 2nd, 2009

gigi3

Setiap orang pasti pernah mengalami slilitan, yaitu sisa daging atau sayuran yang masuk disela-sela gigi kita sehabis makan. Walau kecil barangnya tapi rasanya kurang mengenakkan di gigi dan mulut kita bagaimana dengan anda yang pernah mengalaminya, apakah juga merasakan hal yang sama.

Kita tidak pernah membayangkan kalau ternyata gara-gara slilit kecil itu bisa menjadikan orang kaya, percaya atau tidak anda harus percaya, siapa yang kaya karena slilit yaitu para pengusaha tusuk gigi, Dokter gigi dan Tukang gigi palsu.

Segala sesuatu yang terjadi dunia ini pastilah ada hikmah di balik suatu kejadian termasuk rentetan bencana yang terjadi di Negeri kita tercinta ini, kalau kita renungkan lebih jauh lagi pastilah kita akan temukan sesuatu yang tidak pernah terpikir sebelumnya.

Tulisan ini tidak ada hubungannya dengan kontes seo Mengembalikan jatidiri Bangsa, apalagi dengan brain storming bela negara, tulisan ini hanyalah reaksi saat saya jengkel sehabis makan daging dan nylilit di gigi saya, untung slilitnya hanya kecil kalau segede gajah saya ndak bisa membayangkan bagaimana rasanya, mohon maaf kalau membuat anda kecewa setelah membaca tulisan ini, salam .

Banyak Itu Ternyata Beda Dengan Cukup

October 2nd, 2009

Siapa orangnya yang akan menolak kalau kita di beri kepercayaan banyak harta oleh yang maha kuasa, karena yang terpikir oleh kita adalah ketika kita mempunyai banyak harta kita akan bisa melakukan apa saja di kehidupan ini. Kita bekerja keras siang dan malam salah satu tujuannya adalah untuk mengumpulkan harta dan menikmatinya.

Banyak harta belum tentu menjamin kehidupan sesorang menjadi damai dan tenang, Banyak belum tentu bisa memenuhi kebutuhan hidupnya karena sering kita lihat semakin besar penghasilan seseorang akan diiringi juga oleh besarnya kebutuhan kesehariaannya. Ini bisa dilihat dan kita amati sekeliling kehidupan kita orang miskin juga bisa memenuhi kebutuhan hidup dan juga bisa menikmati kehidupannya karena sekali lagi kebutuhan hidup mengikuti penghasilannya.

Rasanya Hidup berkecukupan lebih indah dan sangat didambakan banyak orang, karena bukankah cukup apa saja di kehidupan ini menyenangkan. Harta cukup, Istri cukup, anak cukup dan lain-lainnya serba cukup tentunya tidak ada lagi yang kita inginkan selain hidup berkecukupan, yang penting bagaimana kita bisa mensyukuri apa yang diberikan Tuhan kepada kita maka yakinlah bahwa kita akan di beri kecukupan dalam hidup ini, salam.

Bangsa ini Kembali Berduka

October 1st, 2009

gempa2

Belumlah kering air mata isak tangis korban gempa Tasikmalaya, kini Bansa ini kembali di Guncang gempa yang dahsyat berkekuatan 7,6 SR di Padang Sumatra Barat. Tak ada yang pernah bisa menghindari musibah, dan tak satupun yang menginginkannya tapi prilaku manusia terkadang tanpa kendali yang tanpa pernah disadari mengakibatkan berbagai bencana.

Pelantikan anggota DPR RI pereode 2009-2014 mendapat kado sebuah bencana gempa, kepekaan para wakil rakyat ini sedang diuji benarkah mereka akan benar-benar peka terhadap nasib Rakyat. Tidak sedikit dana yang dikeluarkan untuk pelantikan ini, meski berbagai kecaman atau keberatan atas besarnya biaya pelantikan tersebut tapi toh anjing menggonggong kafilah tetap berlalu.

gempa

Ketika Bencana alam terus bertubi-tubi menimpa Negeri tercinta ini, sudah selayaknya kita berinstrospeksi dan terus mencari solusi untuk mengatasi bencana demi bencana, semoga saudara-saudara kita yang terkena bencana di beri ketabahan, dan pihak yang berwenang segera bertindak cepat dan tepat.

Kita semua turut berduka, kita semua turut merasakan kepedihan itu, Ya Allah lindungilah Negeri kami dari berbagai macam bencana, sadarkanlah penghuni negeri ini dari perbuatan yang tidak engkau Ridhoi kembalikanlah ke jalan yang Engkau inginkan, berikanlah ketabahan dan kesabaran rakyat Negeri ini dalam menghadapi bencana dan cobaan, hanya kepadaMulah kami panjatkan doa, hanya kepadaMu lah kami berserah diri.

Kesaktian Pancasila Dan Bela Negara

October 1st, 2009

pancasila

Tradisi memutar film Gerakan 30 September PKI sudah tidah pernah lagi kita lihat di layar kaca kita, demikian juga pemutaran film-film heroik tentang kepahlawanan para pejuang kita juga sudah sangat jarang kita lihat di momen-momen peringatan hari bersejarah Bangsa ini. Bagi generasi seangkatan saya rasanya ada yang kurang ketika tradisi itu tidak lagi mengiringi sebuah peringatan sejarah yang mungkin bisa membangkitkan kembali rasa nasionalisme yang kian terkikis oleh waktu.

Ada yang berubah rasanya di generasi kita sekarang, masih hapalkah anak-anak usia TK kita dengan pancasila, masihkah anak-anak seusia SD masih fasih melafalkan pembukaan UUD 45, masih hapalkah generasi muda kita dengan lagu-lagu kebangsaan kita. Inilah yang kami rasakan kian terkikisnya semangat Nasionalisme Bangsa Indonesia di tengah hingar bingarnya suara Reformasi dan kebebasan berdemokrasi.

Kami sadar betul kalau Nasionalisme dan bela Negara tidak harus berwujud dengan hapal Pancasila, hapal lagu-lagu Kebangsaan, fasih membaca pembukaan UUD 45 tapi masih banyak cara untuk untuk membangkitkan kembali semangat bela Negara tersebut di dada Rakyat Indonesia. Buktinya ketika kebudayaan kita di klaim Negeri tetangga reaksi yang ditunjukkan rakyat ini masih cukup baik untuk rasa memiliki dan membela Bangsa ini dari kejahilan bangsa lain.

Semoga momen peringatan hari bersejarah Bangsa ini bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat bela Negara seluruh jiwa dan raga bangsa ini . Tulisan ini kami persembahkan untuk Brain storming bela Negara bersama Pakdhe Kholik, salam.