Salah satu tokoh pimpinan partai besar dalam berkampanye mengatakan apa arti Rp.200.000,- bila harus mempertaruhkan harga diri, dengan perkataan seperti itu seolah-olah dia ingin menyadarkan masyarakat akan harga diri tapi dibalik itu merupakan ketidaktahuan elit politik terhadap kondisi riil masyarakat kecil dan itu adalah sebuah Ketidakpekaan berpolitik. Mereka mengukur segala sesuatu dengan diri mereka sendiri yang notabene berkecukupan di sepanjang hidupnya tentu saja dia memandang Rp.200.000,- sebagai sesuatu yang tiada artinya sungguh ketidakpekaan yang luar biasa. …ada apa lagi ya
Archive for March, 2009
Ketidakpekaan Elit Politik Terhadap Kondisi Masyarakat Kecil
March 28th, 2009FBG Sebuah Komunitas Blogger
March 25th, 2009
Sebenarnya apasih FBG itu, tentunya ini pertanyaan bagi para blogger yang belum tahu karena memang FBG ini belum setenar Facebook, friensdter, Youtube, Hi5, dan komunitas-komunitas dunia maya lainnya, memang belum sebesar komunitas yang saya sebutkan tadi tapi tidak menutup kemungkinan pada suatu saat nanti FBG bisa sebesar Facebook sekarang ini, FBG (Front Blogger Gurem) lahir dari seorang blogger yang bernama Gus Yehia seorang blogger Indonesia yang konon bermukim di Timur Tengah, Pak Marsudiyanto Blogger Nyentrik dari Kendal Jawa Tengah dan Mas Khairudin Syah Seorang desainer Web dari Depok Jakarta, Mencoba membangun sebuah komunitas para blogger Kecil (Gurem) untuk bersatu dalam sebuah wadah dengan tujuan serta visi …lanjutannya coy
Award Untuk Blog Ini
March 22nd, 2009Trimakasih kami sampaikan kepada mas Mas ud yang telah memberikan award kepada blog ini untuk yang kedua kalinya semoga bermanfaat untuk mempererat tali silaturrahmi sesama blogger, salam blogger


Tiada sesuatu yang indah dalam hidup ini selain persahabatan, meski hanya lewat dunia maya, karena dengan mempererat tali silaturrahmi akan memperluas jalan rizki kita, Semoga dibukakan oleh Sang pencipta dan sebagai manusia kita harus yakin bahwa Janji Allah itu pasti adanya, tidak seperti janji manusia yang sering kali hanya sebuah isapan jempol belaka.
Ketika Prilaku Korup Dibenci, Dicaci, Dimaki dan Disukai
March 19th, 2009Semua orang pasti akan sepakat bahwa kita benci prilaku korupsi karena dampaknya memang sangat luar biasa melumpuhkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga Bangsa ini belum beranjak menuju masyarakat yang lebih sejahtera, Prilaku korup masih kental mewarnai birokrasi di Negeri ini entah sampai kapan prilaku buruk yang sudah mendarah daging ini sedikit demi sedikit akan melepaskan cengkramannya di Negeri kita tercinta ini.
Ketika kita lihat dan dengar bagaimana para politikus dan wakil kita sedang giat-giatnya mencari simpati konstituennya maka yang kita dengar adalah caci maki terhadap prilaku korupsi, …seterusnya